Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob, Kematian Tragis Seorang Pahlawan Jalanan

×

Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob, Kematian Tragis Seorang Pahlawan Jalanan

Sebarkan artikel ini
ojol tewas dilindas mobil
Ilustrasi: Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob (Ist)

Jakarta – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar ojek online (ojol) di Tanah Air. Seorang mitra Gojek, Affan Kurniawan, harus mengembuskan napas terakhirnya dalam sebuah insiden tragis yang terekam dan viral di media sosial.

Kematian Affan akibat ojol tewas dilindas mobil rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, menjadi pukulan telak yang menyisakan pertanyaan besar tentang keselamatan para pekerja di jalanan.

PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) telah mengonfirmasi identitas korban dan menyatakan duka cita yang mendalam. Melalui Direktur Public Affair & Communications Goto, perusahaan berjanji akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Dapat kami sampaikan bahwa Affan Kurniawan merupakan Mitra Driver Gojek. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam serta simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan, juga kepada rekan-rekan Mitra Driver lainnya yang turut merasakan kehilangan ini,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (29/8/2025). Janji ini seakan menjadi pelipur lara di tengah lara yang tak terperikan.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Goto menyatakan telah memberikan bantuan berupa fasilitas ambulans, serta memfasilitasi proses autopsi dan visum. Santunan juga akan diberikan kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan.

Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan pihak perusahaan untuk tidak meninggalkan mitranya dalam situasi sulit. Namun, di balik semua bantuan itu, ada nyawa yang tidak akan pernah kembali.

Kepergian Affan menyisakan duka yang tak terobati, terutama bagi keluarga yang menanti kepulangannya di rumah.

Ironisnya, insiden mengerikan ini terjadi saat pihak kepolisian berupaya membubarkan massa usai demonstrasi di DPR. Sebuah mobil rantis yang seharusnya menjadi simbol perlindungan, justru menjadi alat pembawa petaka.

Video yang beredar luas di media sosial menjadi bukti bisu dari peristiwa tragis ini. Sontak, video tersebut memicu gelombang kemarahan dan kesedihan dari masyarakat. Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf.

“Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” kata Sigit.

Permintaan maaf ini seolah menjadi pengakuan atas kelalaian, meski tak akan mampu mengembalikan nyawa yang telah melayang.

Kisah ojol tewas dilindas mobil ini bukan sekadar berita, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan. Ini adalah pengingat betapa rentannya para pahlawan jalanan yang setiap hari mempertaruhkan nyawa demi sesuap nasi.

Mereka adalah tulang punggung ekonomi digital yang sering kali terlupakan. Peristiwa ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih serius memikirkan perlindungan dan keselamatan bagi para pekerja sektor informal seperti ojol.

Kepergian Affan Kurniawan adalah duka kita semua, duka bangsa yang seharusnya lebih menghargai nyawa dan pengorbanan para pekerjanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *