
Depok, DomainRakyat.Com – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti acara Halal Bihalal dan Haul keluarga besar Kumpi H.Japat bin Sian dan Kumpi Hj. Aisyah binti Tiran yang dirangkaikan dengan haul ke-19, di Masjid Jami Nurul Mu’min, Depok. Minggu, 5/4/2026.
Ratusan jamaah dari berbagai wilayah tampak memadati lokasi sejak pagi hari. Momentum Syawal yang masih terasa hangat semakin memperkuat nuansa kebersamaan dalam acara yang sarat makna ini.
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengenang dan meneladani perjuangan dakwah para pendahulu. Nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan kebersamaan yang diwariskan terus dijaga lintas generasi.
Ketua pelaksana, H. Hamzah, menegaskan bahwa Halal Bihalal ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertemuan biasa.
“Ini bukan hanya mengenang, tapi bagaimana kita meneruskan amanah perjuangan para leluhur dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa suksesnya acara ini merupakan hasil dari gotong royong seluruh elemen keluarga dan masyarakat yang dengan tulus berkontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun materi.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, mulai dari unsur DPRD, tokoh masyarakat, hingga para ulama. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat harmoni sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama untuk para leluhur, hingga tausiyah yang menggugah hati jamaah untuk terus istiqamah dalam beribadah dan peduli terhadap sesama.
Menariknya, acara ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Mereka diajak untuk mengenal sejarah keluarga dan memahami nilai perjuangan yang telah diwariskan, agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
“Peran generasi muda sangat penting. Mereka adalah penerus yang akan menjaga dan menghidupkan nilai-nilai ini ke depan,” tambah Hamzah.
Menutup kegiatan, panitia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan sekaligus mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan.
Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa warisan nilai spiritual dan sosial para leluhur tidak lekang oleh waktu. Dengan semangat silaturahmi dan gotong royong, tradisi ini terus menjadi fondasi kuat dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.
( Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat )






