Domain Rakyat Video IDR Network

Topik Terpopuler

medan
Bulukumba
pemerintah
sumut
berita sumut
Domain Rakyat Domain Rakyat
  • Home
  • Berita
  • Bisnis
  • Finance
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Bola
  • Hukum
  • Kriminal
  • Entertainment
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Politik
    • Sejarah
Bagikan:
Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
domainrakyat.comDomain Rakyat

Kanal

  • Internasional
  • Hukum
  • Bola
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Travel

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Karir
  • Pasang Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Beranda
  • Pendidikan

Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?

2026-04-01 3:19 PM
Tim Editor
Bagikan:
Kegiatan Foto : Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Kegoatan Foto : Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?

 

Baca Juga:TSA Brawijaya Bangun Budaya Literasi melalui Pendampingan Siswa dan Penguatan Peran Guru di SDN Kedungkandang 2 Malang
  • BOGOR RAYA
  • Pembangunan
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK & PEMERINTAHAN
  • RAGAM

https://kaperwilredalsiJawaBarat@DomainRakyat.Com 31 Maret 2026
Kegiatan Foto : Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Kegoatan Foto : Ekonomi Indonesia “Sakit”, Rakyat Dipaksa Sehat: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Jakarta, DomainRakyat.Com –
Selasa, 31 Maret 2026 Di tengah gencarnya narasi resmi tentang stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, realitas yang dirasakan masyarakat justru berbanding terbalik. Pemerintah terus mengklaim ekonomi nasional berada dalam kondisi terkendali, namun denyut kehidupan rakyat kecil menunjukkan gejala yang berbeda: harga kebutuhan pokok merangkak naik, daya beli melemah, dan lapangan kerja semakin sempit.

Pertanyaan yang kini mencuat bukan lagi sekadar retoris, melainkan tuntutan logika publik: apakah ekonomi Indonesia benar-benar baik, atau hanya tampak baik di atas kertas statistik?

Fakta di lapangan memperlihatkan tekanan yang nyata. Sektor manufaktur mengalami perlambatan, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di berbagai wilayah, dan kelas menengah—yang selama ini menjadi penopang utama konsumsi nasional—mulai tergerus. Ketika kelas menengah melemah, sesungguhnya fondasi ekonomi sedang retak perlahan.

dpd perindo
Baca Juga:Dua Kandidat Maju sebagai Ketua DPD Perindo Bulukumba, Hasil Penetapan Dinantikan

Ironi semakin terasa ketika masyarakat diminta untuk berhemat dan bersabar, sementara belanja negara justru terus mengalir deras. Proyek-proyek infrastruktur bernilai besar tetap berjalan, namun manfaat langsungnya bagi rakyat kecil belum terlihat signifikan. Pembangunan yang seharusnya menjadi solusi, kini justru memunculkan kecurigaan: apakah benar berpihak pada rakyat, atau sekadar melayani kepentingan tertentu?

Di sisi lain, beban fiskal semakin berat. Utang negara meningkat, ketergantungan pada investasi asing diperluas, namun kesejahteraan masyarakat belum menunjukkan perbaikan yang merata. Jika kondisi ini disebut kemajuan, maka wajar jika publik bertanya: kemajuan untuk siapa?

Baca Juga:Tim Mannennungeng dan Pemda Bone Tandatangani BAST dalam Lokakarya Hasil

Pajak dipungut dari hampir seluruh aspek kehidupan. Dari kendaraan, usaha mikro, makanan, hingga sektor hiburan—semuanya menjadi objek penerimaan negara. Namun transparansi penggunaan anggaran masih kerap menjadi tanda tanya. Negara terlihat agresif dalam menarik pemasukan, tetapi belum optimal dalam memastikan distribusi manfaatnya.

Kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun tidak luput dari sorotan. Alih-alih menjadi pilar ekonomi nasional, sejumlah perusahaan pelat merah justru terus mencatatkan kerugian. Potensi kebocoran anggaran mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahun, tanpa perbaikan sistemik yang benar-benar terasa. Ini bukan sekadar masalah manajemen, tetapi indikasi lemahnya pengawasan dan akuntabilitas.

Belum lagi berbagai program dengan anggaran fantastis yang efektivitasnya dipertanyakan. Dana ratusan triliun rupiah telah digelontorkan, namun masyarakat bawah masih bergulat dengan kebutuhan dasar. Di titik ini, krisis yang muncul bukan hanya ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan terhadap kebijakan publik.

Jika dibandingkan dengan negara-negara yang sebelumnya dianggap tertinggal seperti Ethiopia dan Mauritius, transformasi yang mereka lakukan menunjukkan arah kebijakan yang lebih fokus dan terukur. Bahkan Burkina Faso di bawah kepemimpinan Ibrahim Traoré berani mengambil langkah-langkah tegas yang langsung menyentuh kepentingan nasional.

Indonesia sesungguhnya tidak kekurangan sumber daya. Namun yang menjadi persoalan adalah arah kebijakan dan keberpihakan. Potensi besar tanpa keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada rakyat hanya akan melanggengkan ketimpangan.

Kini publik menaruh harapan besar pada kepemimpinan Prabowo Subianto. Harapan itu bukan sekadar janji politik, melainkan tuntutan nyata akan perubahan. Rakyat menunggu keberanian untuk membuka fakta, menerima kritik, serta membersihkan lingkaran kekuasaan dari kepentingan yang tidak sejalan dengan kesejahteraan masyarakat.

Jika tidak ada langkah korektif yang tegas, maka kondisi saat ini berpotensi menjadi pintu masuk krisis yang lebih dalam—bukan hanya krisis ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan publik.

Rakyat tidak membutuhkan angka-angka indah dalam laporan resmi. Mereka membutuhkan bukti nyata dalam kehidupan sehari-hari—di meja makan, di tempat kerja, dan dalam kepastian masa depan.

Dan hingga hari ini, satu pertanyaan itu masih menggantung di ruang publik:

Negara ini sebenarnya sedang diurus untuk masa depan .

Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn.

Sumber : Praktisi Hukum, Pemerhati Kebijakan Publik. Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn

Add to Google
Tautan berhasil disalin

Tag

  • Bogor Raya
  • Pembangunan
  • Psmerintah
  • Ragam
Tim Editor
Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Terkait

Pendidikan

TSA Brawijaya Bangun Budaya Literasi melalui Pendampingan Siswa dan Penguatan Peran Guru di SDN Kedungkandang 2 Malang

dpd perindo
Politik

Dua Kandidat Maju sebagai Ketua DPD Perindo Bulukumba, Hasil Penetapan Dinantikan

Pendidikan

Tim Mannennungeng dan Pemda Bone Tandatangani BAST dalam Lokakarya Hasil

News

PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian OCEANS dalam Lokakarya Bersama Mitra di Desa Popo

misekta xlix
Pendidikan

MISEKTA XLIX Rayakan HUT ke-49 dengan Semangat Kebersamaan dan Kolaborasi

expo kkn unhas
Pendidikan

Expo KKN Unhas 2026: 5.062 Mahasiswa Hasilkan 5.062 Luaran Inovasi

Nasional

Kasus ISPA di Wilayah Rawan Karhutla Tembus 333.470, Kemenkes Catat Lonjakan

Asap Karhutla Kalimantan Terpantau Bergerak ke Laut Jawa, Berpotensi Mengarah ke Jatim

erupsi gunung anak krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Operasional Bandara Soetta Ditutup Sementara

Lihat Semua

Daerah

Cegah Karhutla, BBKSDA Sulsel dan MMP Patroli di TWA Sidrap

Buka Seminar Jurnalistik PWI Banyuasin, Netta Indian: AI Tak Bisa Gantikan Etika dan Perasaan Wartawan

Tiang PLN Patah Diduga Ditabrak Truk di Suak Tapeh, Warga Keluhkan Kerusakan Elektronik

Lihat Semua

Kriminal

Razia Gabungan di Betung, Dua Orang Diamankan

Fantastis! Temuan BPK RI Biaya Sewa Mobil Dinas Bupati dan Pimpinan DPRD Banyuasin Meroket Jadi Rp72 Juta Per Bulan di 2025

Proyek Jalinsum KM 18 Palembang-Betung Diduga Cacat Mutu, Tabrak UU KIP dan Aturan Konstruksi

Lihat Semua

Berita Terpopuler

01

Kriminalisasi Tanpa Dasar Kepemilikan Sah, PT KHS Diduga Abaikan Hak Ulayat Masyarakat Adat.

Berita
02

Polisi Hadir Ditengah Persoalan Sosial,Polres Seruyan Jalankan Poliran

Berita
03

Warga Tanjung Hanau Keluhkan Dugaan Intimidasi dan Transparansi Pemilihan BPD

Berita
04

Kapolres Seruyan Perkuat Sinergi Penanganan El nino Dan Karhutla

Berita
05

Wakapolres Seruyan Hadiri Upacara Hari Santri,Perkuat Semangat Kebangsaan

Berita
06

14 Paket Diduga Sabu Diamankan Dari Kamar Rumah Warga Km.104 Seruyan Raya.

Berita
07

Dugaan Korupsi Pengadaan Obat Kada Luarsa Capai Rp 10,4 Miliar,Kejari Seruyan Selidiki Kasus ini.

Berita
08

Dari Kediaman Damang,Kapolres Seruyan Perkuat Komunikasi Dengan Tokoh Adat

Berita
09

Bersama TNI Dan Satpol PP,Polres Seruyan Cegah Penyalah Gunaan Narkoba di Ruang Publik.

Berita
10

Dukung GEMAR TUGAS dan Penanganan Stunting, Bupati Askolani Salurkan Bantuan Perkebunan dan Peternakan

Berita

Ikuti Kami

Part of IDR Network

appstore
playstore

Kanal

  • Internasional
  • Hukum
  • Bola
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Travel

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Karir
  • Pasang Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita

Copyright ©2025 PT Indomedia Domain Rakyat. All Rights Reserved