BanyuasinViral

Pasien Sakit Perut Dua Kali Ditolak RSUD Banyuasin, BPJS Tak Berlaku, Jalur Umum Pun Tak Diterima!

Banyuasin,domainrakyat.com – Seorang pasien bernama Ramadi harus menelan pil pahit setelah diduga dua kali ditolak berobat di RSUD Banyuasin, baik melalui jalur BPJS maupun jalur umum.

Kejadian ini bermula pada Minggu (23/3/2025) malam, ketika Ramadi mengalami nyeri hebat di perutnya dan mendatangi RSUD Banyuasin menggunakan BPJS Kesehatan. Namun, bukannya mendapat perawatan, ia justru diminta pulang tanpa obat dengan alasan aturan BPJS.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

Tak menyerah, keesokan harinya, Senin (24/3/2025), Ramadi kembali ke RSUD dengan niat membayar sendiri biaya pemeriksaan. Sayangnya, upayanya kembali kandas setelah dokter berinisial RM tetap menolak menangani, bahkan untuk pemeriksaan rontgen.

“Kami hanya ingin tahu penyakit suami saya. Kami siap bayar, tapi tetap ditolak! Dokternya malah ketus,” ungkap istri Ramadi, geram.

Situasi pun memanas, terjadi perdebatan sengit antara keluarga pasien dan dokter RM. Keluarga Ramadi menilai dokter tersebut tidak memiliki empati dan jauh dari standar profesionalisme tenaga medis.

Merasa dipermainkan dan haknya sebagai pasien terabaikan, Ramadi akhirnya memilih tidak kembali ke RSUD tersebut. Ironisnya, dalam perjalanan pulang, keluarganya menerima telepon dari pihak rumah sakit yang tiba-tiba menawarkan perawatan inap.

Namun, tawaran itu sudah terlambat. Keluarga yang terlanjur kecewa menolak mentah-mentah permintaan rumah sakit. Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Banyuasin belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penolakan ini.

 

(Sepri)

 

Exit mobile version