BanyuasinNews

Sampah Penuhi Parit disepanjang Pasar Sukajadi Kec Talang Kelapa,Warga Pertanyakan Kinerja UPTD

Banyuasin,domainrakyat.com — Aroma busuk menyengat tak bisa dihindari oleh para pengguna jalan Sukajadi menuju Desa Pangkalan Benteng, tepatnya saat melintas di depan Pasar Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa. Tumpukan sampah di parit (got) depan pasar tak hanya menimbulkan bau tak sedap, tapi juga menjadi potret nyata buruknya pengelolaan kebersihan pasar rakyat.

Dari pantauan di lapangan, got yang seharusnya menjadi saluran air justru berfungsi sebagai tempat penampungan sampah. Air di dalam parit terlihat menghitam dan nyaris tidak mengalir, memperkuat dugaan adanya endapan limbah yang sudah berlangsung lama. Sampah plastik, sisa makanan, hingga limbah pasar mengapung dan menumpuk hingga mendekati tinggi badan jalan.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

“Ini sudah lama. Baunya makin parah, apalagi kalau hujan. Kami heran, ke mana petugas kebersihan pasar? Lalu, retribusi yang selama ini ditarik digunakan untuk apa?” ungkap seorang warga kepada awak media.

Warga menilai, buruknya kondisi ini diperparah oleh para pedagang yang menutup parit dengan lapak dagangan mereka, sehingga pembersihan saluran air nyaris mustahil dilakukan. Hal ini menambah kerumitan persoalan yang sebenarnya bisa dicegah bila pengelola pasar bekerja dengan baik.

 “Jika parit berubah menjadi tempat sampah, dan bau busuk dianggap biasa, maka kita sedang berbicara bukan hanya tentang kebersihan — tapi tentang kelalaian sistemik. UPTD Pasar Sukajadi tidak bisa terus diam. Apakah harus menunggu warga jatuh sakit dulu baru bertindak?”

Pasar Sukajadi, yang berada persis di tepi jalan kabupaten, seharusnya menjadi wajah perdagangan lokal yang bersih dan tertib. Namun kondisi saat ini justru mencoreng citra Kabupaten Banyuasin. Warga pun mendesak Kepala Pasar dan UPTD bertanggung jawab serta segera turun tangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media belum berhasil menghubungi Kepala UPTD Pasar Sukajadi untuk memberikan klarifikasi atas keluhan para pengguna jalan dan warga sekitar.

Satu pertanyaan besar menggantung di udara: ke mana pengelolaan retribusi pasar selama ini jika sampah dibiarkan menumpuk hingga mengganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat?

 

(Jon)

Exit mobile version