Banyuasin,domainrakyat.com — Pemandangan yang memprihatinkan terlihat di sepanjang jalan lintas Palembang-Betung, tepatnya di kawasan Simpang Y, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Puluhan robercon, alat pembatas jalan milik Dinas Perhubungan, tampak berserakan begitu saja di pinggir jalan tanpa perawatan dan pengawasan yang layak.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam, bukan hanya karena mengganggu estetika jalan, tetapi juga karena menyangkut aset negara yang dibeli dengan uang rakyat. Ironisnya, alat-alat tersebut dibiarkan teronggok dan terkesan tak bertuan, membuka peluang besar untuk hilangnya aset negara akibat pencurian atau pengambilan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Miris dan pilu melihatnya. Seharusnya Dinas Perhubungan menjaga aset negara ini. Ini bukan barang murah, ini dibeli dari uang rakyat,” ungkap Sepriadi Pratama, salah satu warga yang menyayangkan kondisi tersebut.
Ia menegaskan bahwa bila alat-alat seperti robercon ini sudah tidak terpakai, seharusnya dikumpulkan di tempat penyimpanan dan didata ulang sebagai bagian dari inventaris negara, bukan dibiarkan begitu saja di pinggir jalan. “Kalau seperti ini terus, tiap tahun negara beli lagi, tapi tidak jelas penggunaannya. Ini pemborosan,” tambahnya.
Kritik ini menjadi tamparan keras bagi Dinas Perhubungan. Sebagai pihak yang bertanggung jawab, sudah seharusnya mereka melakukan pengawasan dan pemeliharaan terhadap aset yang mereka miliki. Kelalaian seperti ini mencerminkan lemahnya pengelolaan dan pertanggungjawaban terhadap barang milik negara.
Masyarakat menuntut adanya tindakan tegas dan cepat untuk menertibkan aset-aset tersebut. Jangan sampai ketidakpedulian ini menjadi preseden buruk dalam pengelolaan barang publik.
Aset negara bukan milik pribadi itu amanah dari rakyat yang harus dijaga, dirawat, dan dipertanggungjawabkan.
(Adi.p)
