PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan kontingen Kabupaten Murung Raya yang berhasil meraih posisi juara umum ketiga pada ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan FBIM 2026 yang dirangkaikan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya, Sabtu malam (23/5/2026).
Menurut Dina, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh kontingen yang telah berjuang maksimal dalam berbagai cabang perlombaan budaya dan seni tradisional. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda Murung Raya mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat provinsi.
“Pada acara penutupan FBIM 2026 sekaligus puncak perayaan HUT Provinsi Kalimantan Tengah ke-69 malam tadi, Kabupaten Murung Raya ditetapkan sebagai juara umum ketiga,” ujar Dina, Minggu (24/5/2026).
Prestasi Gemilang di Festival Budaya Isen Mulang
Dalam ajang budaya tahunan terbesar di Kalimantan Tengah tersebut, kontingen Murung Raya berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Beberapa cabang lomba yang sukses meraih juara pertama di antaranya Sepak Sawut atau permainan bola api dan Manjawet Uwei.
Selain itu, kontingen Murung Raya juga berhasil meraih juara kedua pada kategori Karnaval Budaya serta memperoleh penghargaan sebagai Penyaji Terfavorit pada Parade Tari.
Tak hanya itu, berbagai prestasi lainnya turut diraih, antara lain stan pameran terbaik pertama, juara kedua Besei Kambe, juara keenam Mangenta, juara keempat Mangaruhi, serta penghargaan Jagau dan Nyai Terfavorit. Kontingen Murung Raya juga berhasil membawa pulang gelar Jagau Berbakat dan Nyai Intelegensia.
Bukti Komitmen Melestarikan Budaya Daerah
Keberhasilan tersebut, menurut Dina, tidak lepas dari kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan masyarakat yang terus memberikan semangat selama pelaksanaan festival.
Menurutnya, Dina Maulidah apresiasi Murung Raya raih juara umum ketiga FBIM 2026 karena capaian tersebut bukan hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.
“Saya berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus aktif dalam kegiatan pelestarian budaya daerah. Saya anggap capaian ini membuktikan bahwa generasi muda Murung Raya mampu menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman saat ini,” tambahnya.
Budaya Harus Terus Dijaga dan Diwariskan
Dina juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas daerah yang harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Menurutnya, modernisasi tidak boleh menjadi alasan hilangnya tradisi dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai dan mengenalkan budaya daerah melalui berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui keberhasilan tersebut, Dina Maulidah apresiasi Murung Raya raih juara umum ketiga FBIM 2026 dan berharap prestasi serupa bahkan lebih baik dapat kembali diraih pada pelaksanaan festival budaya di tahun-tahun mendatang.
“Pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan saat festival berlangsung, melainkan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda,” tutup Dina.



Tinggalkan Balasan