Murung Raya, Domain Rakyat. Com//
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah desa di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Laung pada akhir pekan ini. Berbeda dari agenda pemerintahan pada umumnya, kunjungan tersebut dilakukan tanpa protokoler ketat dan lebih menitikberatkan pada interaksi langsung dengan masyarakat di desa-desa pedalaman. Dalam perjalanan itu, Rahmanto memilih menyusuri jalur sungai dan mendatangi rumah-rumah warga untuk melihat secara nyata kondisi kehidupan masyarakat di wilayah terpencil Murung Raya.
Perjalanan menuju sejumlah desa di DAS Laung tidak mudah. Selain harus menempuh perjalanan sungai dalam waktu cukup panjang, akses menuju beberapa titik desa juga masih dipengaruhi kondisi cuaca dan infrastruktur yang terbatas. Namun, situasi tersebut justru menjadi kesempatan bagi Wakil Bupati untuk menyaksikan langsung berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, kebutuhan listrik, hingga kondisi jalan dan transportasi antarwilayah yang belum sepenuhnya memadai.
Dalam kunjungan tersebut, Rahmanto tampak berdialog santai dengan warga, tokoh adat, hingga para pemuda desa. Ia mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah, termasuk harapan agar pemerintah daerah lebih sering hadir di tengah masyarakat pedalaman. Menurut Rahmanto, kunjungan lapangan semacam itu penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan administratif, tetapi benar-benar memahami realitas sosial yang dihadapi warga setiap hari.
“Ketika kita datang langsung ke desa-desa, berbicara dengan masyarakat tanpa sekat, kita bisa melihat banyak hal yang mungkin tidak tertulis dalam laporan resmi. Saya ingin memastikan bahwa pemerintah hadir bukan hanya di kantor, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian,” kata Rahmanto saat berdialog bersama warga di salah satu desa wilayah DAS Laung.
Ia mengatakan, perjalanan tersebut memberikan banyak pelajaran dan refleksi mengenai tantangan pembangunan di Murung Raya yang memiliki wilayah geografis cukup luas dan medan yang tidak mudah dijangkau. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya dilihat dari pusat kota, melainkan harus menyentuh masyarakat hingga wilayah paling jauh agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh warga.
Rahmanto juga menyoroti semangat gotong royong masyarakat desa yang dinilainya masih sangat kuat di tengah keterbatasan fasilitas. Ia menilai kekuatan sosial masyarakat di wilayah pedalaman merupakan modal besar dalam mendukung pembangunan daerah ke depan. Karena itu, pemerintah daerah, kata dia, harus mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat dan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata.
“Saya melihat masyarakat di DAS Laung memiliki ketahanan sosial yang luar biasa. Mereka hidup dengan semangat kebersamaan yang kuat. Ini menjadi energi positif bagi pemerintah daerah untuk terus bekerja lebih maksimal dalam memperjuangkan pembangunan yang adil dan merata,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memetakan sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat yang akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah. Beberapa persoalan yang mendapat perhatian antara lain peningkatan infrastruktur dasar, penguatan layanan kesehatan keliling, akses pendidikan bagi anak-anak di pedalaman, hingga dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Rahmanto menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya memperkuat pembangunan di kawasan pedalaman secara bertahap dan berkelanjutan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan mendukung proses pembangunan daerah. “Murung Raya dibangun bukan hanya oleh pemerintah, tetapi oleh seluruh masyarakatnya. Karena itu, saya ingin setiap perjalanan seperti ini menjadi pengingat bahwa harapan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan keberpihakan yang tulus,” tutur Rahmanto.



Tinggalkan Balasan