DOMAINRAKYAT.COM | BANYUASIN  II — Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif di Lapangan SMP Negeri 1 Banyuasin II, Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi acara. Selain menjadi sarana memperdalam pemahaman agama, Tabligh Akbar ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam serta berbagai peluang pembangunan merupakan anugerah Allah SWT yang patut dijaga dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Banyuasin merupakan kabupaten yang sangat luas dan memiliki banyak potensi serta karunia dari Allah SWT. Kita patut bersyukur karena Banyuasin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Indonesia. Selain itu, kita juga memiliki potensi strategis, seperti rencana pengembangan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat dan industri avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang. Semua ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri dan manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Askolani.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan penguatan moral dan kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Das’ad Latif mengingatkan pentingnya menanamkan keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa keimanan hendaknya diwujudkan melalui ketaatan dalam menjalankan perintah agama, salah satunya dengan melaksanakan salat lima waktu.

Menurutnya, salat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang harus dijalankan dengan kesadaran dan tanggung jawab. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengaku beriman, tetapi juga membuktikannya melalui ibadah dan perilaku sehari-hari.

“Keimanan itu harus ditanamkan dalam diri dan dibuktikan melalui ketaatan kita kepada Allah SWT, salah satunya dengan melaksanakan salat lima waktu. Jangan sampai kita hanya mengaku beriman, tetapi melalaikan kewajiban sebagai seorang Muslim,” ujar Ustadz Das’ad Latif dalam tausiahnya.

Selain menekankan pentingnya ibadah, Ustadz Das’ad Latif juga menyampaikan pesan tentang kewajiban menghormati dan menyayangi orang tua, khususnya ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang serta pengorbanan.

Ia mengingatkan masyarakat agar senantiasa menghargai jasa orang tua dan menunjukkan rasa hormat melalui sikap serta perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan pernah melupakan jasa seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang serta pengorbanan. Hormati, sayangi, dan bahagiakan ibu selagi beliau masih ada,” pesannya.

Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, memperkuat keharmonisan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta memelihara persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tabligh Akbar di Desa Sungsang tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, menjaga kerukunan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Banyuasin yang harmonis dan sejahtera.