PALANGKA RAYA, Domain Rakyat. Com//
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat tambahan dukungan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan). Sebanyak 21 unit drone DJI AGRAS T50 dikirim untuk memperkuat kemampuan pemantauan dan penanganan Karhutla di wilayah tersebut, Selasa (15/9/2026).
Bantuan tersebut diterima oleh Staf Logistik Kodam XXII/Tambun Bungai (Slogdam XXII/TB). Pengiriman peralatan ini menjadi bagian dari penguatan dukungan teknologi bagi aparat di lapangan dalam menghadapi ancaman Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Selain 21 unit drone DJI AGRAS T50, bantuan yang diterima juga mencakup 63 baterai penerbangan, 21 unit generator set, dan 21 kabel pengisi daya. Peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung operasional drone dalam kondisi lapangan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Kemhan juga mengirimkan satu unit pengisi daya portabel dan satu unit intelligent battery. Seluruh perangkat kemudian dibawa ke Makodam XXII/Tambun Bungai untuk selanjutnya dipersiapkan dan didistribusikan sesuai kebutuhan penanganan Karhutla.
Drone DJI AGRAS T50 memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan dalam operasi penanggulangan Karhutla. Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan wilayah dari udara secara lebih cepat dibandingkan pengawasan yang hanya mengandalkan pemantauan dari darat.
Dalam operasi lapangan, drone dapat dimanfaatkan untuk pemetaan udara guna membantu mendeteksi titik api sekaligus memantau perkembangan dan perluasan wilayah yang terbakar. Informasi dari udara dapat menjadi bahan pendukung bagi petugas dalam menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan lebih cepat.
Penggunaan drone juga membuka peluang pemantauan kawasan yang sulit dijangkau personel melalui jalur darat. Dengan dukungan perangkat udara, kondisi medan dan sebaran kebakaran dapat dipantau secara lebih luas sehingga koordinasi penanganan dapat dilakukan berdasarkan kondisi lapangan yang teridentifikasi.
Tambahan peralatan ini menjadi penting di tengah upaya pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dan unsur terkait lainnya dalam menekan dampak Karhutla di Kalimantan Tengah. Sinergi antarlembaga dan dukungan teknologi diperlukan untuk mempercepat deteksi serta meningkatkan efektivitas respons terhadap kebakaran.
Masuknya 21 unit drone DJI AGRAS T50 ke jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai menunjukkan penguatan kapasitas penanganan Karhutla tidak hanya bertumpu pada pemadaman, tetapi juga pada kemampuan deteksi, pemetaan, dan pemantauan dari udara. Teknologi tersebut diharapkan dapat memperkuat respons terhadap Karhutla sekaligus membantu mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Kalimantan Tengah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan