
Bogor,DomainRakyat.Com –Jajaran Muspika Kecamatan Ciampea melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) dan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat kecamatan yang bertempat di Desa Cicadas, Kabupaten Bogor, pada Senin (02/03/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Ciampea, Perwakilan Kapolsek, Danramil, Babinsa, Kepala Desa Cicadas, Kepala UPT, MUI Ciampea, KUA Ciampea, KNPI Ciampea, Perwakilan DKM Masjid Jami Al – Ikhlas, Paguyuban RT/ RW Cicadas serta tokoh masyarakat setempat.
Agenda rutin tahunan di bulan Ramadan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparatur pemerintah dengan warga desa sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Acara dimulai dengan buka puasa bersama di Masjid Jami Al – Ikhlas, dilanjutkan dengan salat Magrib dan Isya berjamaah. Puncak acara diisi dengan salat Tarawih bersama di Masjid Jami Al-Ikhlas.
Dalam sambutannya, Camat Ciampea menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadan. Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan dialog santai bersama warga.
Ia menambahkan, Hari ini kami, Muspika, beserta seluruh jajaran para Kepala UPT, KUA, Kepala Desa, kita bersama-sama melaksanakan kegiatan tarawih keliling dengan maksud dan tujuan yang pertama tentunya silaturahmi, antara ulama dan umaroh beserta aparatur pemerintah yang ada di desa, RT, RW, kepala desa, termasuk tokoh masyarakat.
Yang kedua sebagai ajang berkoordinasi antara ulama dan umaroh sehingga masing-masing bisa saling memberikan masukan, saran terhadap tugasnya masing-masing.
Aparatur pemerintah bertugas untuk bagaimana penyelenggaran pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik, dan ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama juga bisa melaksanakan berbagai macam tugasnya.
Sehingga sinergitas antara ulama dan umaroh terus harus kita bangun demi terciptanya masyarakat yang kondusif dan tentunya juga hadir Kapolsek, Danramil yang tentunya menghimbau agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban wabil khusus selama bulan Ramadhan.
Sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan Husu, tenang untuk mencapai sebuah kemenangan.
Setiap tahun kita hanya mengambil 4 atau 5 desa karena keterbatasan waktu dan sebagainya sehingga kita atur dari tahun ke tahun, insyaallah selama 3 tahun ini 13 desa bisa kita kunjungi. ( Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat )






