
BOGOR,DomainRakyat.Com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bogor di Agria Hotel, Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis sore (23/4/2026). Rakerda ini diselenggarakan sebagai wadah evaluasi, refleksi, dan penyusunan agenda kepemudaan tahun 2026 yang lebih adaptif dan kolaboratif.
Dalam sambutannya, Denny Mulyadi mengapresiasi KNPI sebagai wadah organisasi kepemudaan dan mengajak seluruh anggota untuk lebih aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam menangani isu-isu sosial serta lingkungan di Kota Bogor. Rakerda ini menjadi momentum bagi KNPI Kota Bogor untuk merumuskan ulang arah gerak pemuda agar menjadi motor perubahan.
Ia menilai kontribusi pemuda selama ini terbukti nyata dalam pembangunan Kota Bogor, sehingga KNPI menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Salah satunya dalam program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bogor yang akan segera dibangun sebagai solusi penanganan sampah.
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agent of change, kontrol sosial, sekaligus kekuatan moral bangsa. Di tengah berbagai tantangan zaman seperti disrupsi digital, pengangguran, dan krisis nilai, pemuda dituntut adaptif, inovatif, dan berintegritas, serta menjadi pelaku utama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Denny Mulyadi.
Ia berharap Rakerda tidak sekadar menjadi forum formalitas, tetapi mampu menghasilkan program kerja yang konkret, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pemuda.
KNPI juga diminta menyelaraskan program kerjanya dengan visi pembangunan Kota Bogor agar sinergi yang terbangun berdampak luas dan berkelanjutan.
Denny Mulyadi menambahkan, beberapa isu prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul, penguatan kewirausahaan pemuda, serta peran aktif pemuda dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi.
Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya Dharmawan, menyampaikan bahwa Rakerda tahun ini mengusung tema “Rekonstruksi Arah Gerak Pemuda Melaju untuk Membangun”. Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk evaluasi dan penyusunan kembali arah gerak organisasi.
“Ini momentum untuk melakukan rekonstruksi, melakukan flashback agar bisa mereset dan membangun ulang pondasi yang lebih kuat. Pemuda tidak boleh stagnan, harus melaju kencang dan menghadirkan solusi. Namun sinergitas dan kolaborasi tetap harus dijaga,” ucapnya.
Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Ikrar Sajati Akbar, turut memberikan apresiasi kepada KNPI Kota Bogor yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika yang terjadi di sejumlah daerah lain.
Rakerda dihadiri pula oleh anggota DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie, Banu Lesmana Bagaskara, dan Fajar Muhammad Nur. Selain itu, Ketua MPI KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad dan perwakilan KNPI Kabupaten Bogor.
Sebelum Rakerda digelar dialog Kepemudaan yang menghadirkan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan dan Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi. ( Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat )






