Depok,DomainRakyat.Com –
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, bertemu warga Kelurahan Baktijaya,Kecamatan Sukmajaya, Depok, dalam kegiatan reses sebagai bentuk pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan tahun 2026.
Agenda ini menjadi salah satu upaya DPRD Jawa Barat untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus mendekatkan diri dengan pemilihnya.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, S.Pd.M.Hum. mengingatkan masyarakat pentingnya memperbarui status desil agar bantuan pemerintah tepat sasaran, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Karena kondisi ekonomi bersifat dinamis, pembaruan memastikan data di DTKS atau DTSEN selalu mencerminkan realita, sehingga penyaluran subsidi tepat sasaran dan hak Anda tetap terlindungi.
Hal itu disampaikan saat kegiatan reses bersama warga di Aula RW jln.Turi Raya Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Kota Depok.
Jumat, 8 / 5 / 2026.
Menurut Hasbullah, kondisi ekonomi masyarakat bisa berubah sewaktu waktu, mulai dari terkena PHK hingga usaha bangkrut. Karena itu, data dalam DTKS maupun DTSEN harus terus diperbarui agar warga yang membutuhkan tidak kehilangan hak menerima bantuan sosial maupun bantuan pendidikan.
“Kalau kondisi ekonomi berubah tapi data belum diperbarui, bantuan bisa tidak turun. Ini yang harus dipahami masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyebut pemerintah kini meluncurkan program beasiswa bagi masyarakat kategori desil 1–5. Bantuan yang sebelumnya berbasis sekolah kini diberikan langsung kepada siswa dari keluarga kurang mampu di Jawa Barat.
Selain soal bantuan sosial, tingkat desil juga menjadi penentu berbagai program pendidikan seperti KIP Kuliah dan keringanan UKT.
Masyarakat dapat memperbarui data secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau melapor melalui RT/RW dan kelurahan setempat.
Hasbullah berharap masyarakat lebih aktif memastikan data kependudukan dan kondisi ekonominya selalu sesuai agar seluruh program bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.( Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat)



