Medan, DomainRakyat.com — Suasana penuh kekeluargaan, kehangatan, dan kebersamaan terasa begitu kental dalam pelaksanaan acara tasyakuran aqiqah Muhammad Arkanza Prasetyo, putra ketiga dari pasangan Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M., dan Iptu Deuis Rina Rosy, S.Tr.K., M.H., M.M., yang digelar di kediaman pribadi keluarga di kawasan Mabar, Kota Medan, Jumat (29/5/2026).

Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut dihiasi nuansa dekorasi elegan bernuansa putih, biru, dan peach. Balon-balon dekoratif serta tata ruang yang tertata rapi menambah kesan hangat dan nyaman bagi para tamu undangan yang hadir sejak siang hari.

Momentum aqiqah ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur keluarga atas kelahiran sang buah hati, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, sahabat, kerabat, dan masyarakat sekitar yang selama ini memiliki hubungan baik dengan keluarga Ade Jona Prasetyo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting di Sumatera Utara, di antaranya Antonius Ginting selaku Bupati Karo, Asriludin Tambunan selaku Bupati Deli Serdang, H. Zakiyudin Harahap selaku Wakil Wali Kota Medan, Wesly Silalahi selaku Wali Kota Pematang Siantar, Sugiat Santoso selaku Anggota DPR RI Dapil Sumut II yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Harun Mustafa Nasution selaku mantan Ketua DPRD Sumut sementara sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, Kiki Handoko Brahmana selaku Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Deli Serdang, H. Zulkarnaen, S.K.M., selaku Wakil Ketua DPRD Kota Medan, serta tokoh masyarakat dan para sahabat keluarga.

Kehadiran para tamu undangan tersebut menjadi bukti eratnya hubungan sosial dan persaudaraan yang terjalin di tengah warga Sumatera Utara, khususnya di lingkungan keluarga Ade Jona Prasetyo.

Dalam suasana penuh keakraban, para tamu tampak duduk bersama menikmati jamuan makan sambil berbincang santai. Canda tawa yang tercipta di sepanjang acara menambah suasana hangat dan memperlihatkan nilai kekeluargaan yang begitu kuat.

Ade Jona Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelahiran anak ketiganya serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir memberikan doa dan dukungan kepada keluarganya.

“Kami sangat bersyukur atas kelahiran anak ketiga kami, Muhammad Arkanza Prasetyo. Kehadiran seluruh sahabat, keluarga, dan para tokoh pada hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin dengan baik,” ujar Ade Jona Prasetyo.

Ia juga berharap putranya kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak baik, serta membawa kebahagiaan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, sang istri, Iptu Deuis Rina Rosy, turut menyampaikan rasa haru dan kebahagiaannya atas perhatian serta doa yang diberikan seluruh tamu undangan kepada keluarga mereka.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas doa dan perhatian dari seluruh sahabat dan keluarga yang hadir. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Harun Mustafa Nasution yang hadir dalam acara tersebut menilai kegiatan keluarga seperti aqiqah memiliki makna sosial yang sangat penting dalam memperkuat hubungan antar sesama.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat memperkuat hubungan persaudaraan dan mempererat silaturahmi. Kehangatan dan kebersamaan yang terlihat hari ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa budaya berkumpul dan saling mendoakan dalam acara keluarga merupakan bagian dari nilai luhur masyarakat Indonesia yang harus terus dijaga.

Bupati Karo, Antonius Ginting, turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Muhammad Arkanza Prasetyo agar kelak menjadi anak yang saleh dan membanggakan keluarga.

“Kami mendoakan agar ananda Muhammad Arkanza Prasetyo tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, membanggakan orang tua, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Antonius Ginting, acara keluarga seperti ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antar pemimpin daerah dan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyudin Harahap, yang menilai bahwa nilai silaturahmi harus terus dijaga di tengah kehidupan sosial masyarakat modern saat ini.

“Silaturahmi adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan persaudaraan semakin erat dan rasa kebersamaan terus terbangun,” ungkapnya.

Zakiyudin juga mengapresiasi suasana kekeluargaan yang tercipta sepanjang acara dan berharap tradisi seperti ini tetap lestari di tengah masyarakat.

Anggota DPR RI Dapil Sumut II, Sugiat Santoso, menyampaikan bahwa kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan sosial maupun keluarga merupakan modal penting dalam membangun hubungan harmonis antar elemen masyarakat.

“Acara seperti ini bukan hanya sekedar syukuran keluarga, tetapi juga menjadi ruang mempererat komunikasi dan persaudaraan antar sesama. Nilai-nilai seperti ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Wali Kota Pematang Siantar, Wesly Silalahi, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan acara yang berjalan tertib, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan.

“Saya melihat suasana yang sangat baik di sini. Kehangatan antar tamu undangan menunjukkan bahwa hubungan sosial dan kekeluargaan masih sangat kuat di tengah masyarakat kita,” katanya.

Louis Siagian yang merupakan sahabat dekat Ade Jona Prasetyo turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan acara tersebut.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan acara ini yang berlangsung sangat baik dan penuh kehangatan. Semoga keluarga selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan,” ujarnya.

Sedangkan H. Zulkarnaen, S.K.M., menambahkan bahwa budaya gotong royong dan kebersamaan yang terlihat dalam acara tersebut merupakan cerminan nilai sosial masyarakat Indonesia yang harus dipertahankan.

“Kebersamaan seperti ini merupakan budaya yang sangat baik. Semoga hubungan persaudaraan antar seluruh pihak yang hadir semakin kuat ke depannya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, para tamu undangan juga tampak berfoto bersama dengan keluarga besar Ade Jona Prasetyo di depan lokasi acara yang telah dihiasi dekorasi bernuansa elegan. Momen kebersamaan itu menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam pelaksanaan aqiqah tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon keberkahan, kesehatan, serta masa depan yang baik bagi Muhammad Arkanza Prasetyo dan seluruh keluarga besar Ade Jona Prasetyo.

Suasana penuh keakraban, canda hangat, dan kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa nilai silaturahmi dan persaudaraan masih sangat kuat terjaga di tengah kehidupan masyarakat Sumatera Utara.

(LS)