SIDRAP – Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Senyum Ceria, Gusi Sehat” di SD Negeri 6 Mojong, Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan membangun kebiasaan menjaga kesehatan gusi serta menyikat gigi dengan teknik yang benar sejak usia sekolah.
Program diawali dengan pelaksanaan pre-test kepada siswa kelas VI untuk mengukur pengetahuan awal mengenai kesehatan gusi.
Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi interaktif yang membahas pengertian gusi, ciri-ciri gusi sehat, pentingnya menjaga kesehatan gusi, cara menjaga gusi agar tetap sehat, penyebab gusi sakit, teknik menyikat gigi yang benar, serta demonstrasi menyikat gigi bersama siswa kelas VI.
Agar suasana belajar lebih menyenangkan, kegiatan juga diselingi dengan permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Setelah penyampaian materi, dilakukan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan.
Puncak kegiatan ditandai dengan sikat gigi bersama yang diikuti oleh 115 siswa SD Negeri 6 Mojong. Melalui kegiatan ini, seluruh siswa diajak mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar sebagai upaya menjaga kesehatan gigi dan gusi dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab program kerja, Frizza Delia Mendeng, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Hasanuddin, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kebiasaan hidup sehat anak-anak.
“Kami berharap edukasi ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gusi, tetapi juga membentuk kebiasaan menyikat gigi yang benar sehingga mereka dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin, diharapkan anak-anak memiliki senyum yang sehat, ceria, dan lebih percaya diri,” ujarnya.
Melalui program kerja ini, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin berkomitmen mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan gigi dan mulut. Diharapkan, edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan gusi serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.



Tinggalkan Balasan