SURABAYA, Domain Rakyat. Com//

Gereja Bethesda Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V dengan tema “Rise and Shine”, Selasa (25/8/2026). Kegiatan berlangsung di Sekretariat Gereja Bethesda Indonesia, Ruko Rungkut Megah Raya Blok I/29.

Ketua Umum Sinode Gereja Bethesda Indonesia, Pdt. Dr. Sujarwo, M.Th., M.Div., mengatakan Rakernas menjadi momentum untuk mempererat kasih dan memperkokoh persatuan seluruh pejabat di lingkungan Gereja Bethesda Indonesia.

Menurut Sujarwo, persatuan menjadi fondasi penting dalam menjalankan pelayanan gereja. Karena itu, Rakernas tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpelayan.

Gereja Bethesda Indonesia saat ini memiliki jaringan pelayanan yang tersebar di 33 provinsi. Kondisi tersebut membutuhkan kesamaan visi dan sinergi agar seluruh program pelayanan dapat berjalan secara terarah.

Tema “Rise and Shine” menjadi semangat bagi seluruh jajaran gereja untuk bangkit, bertumbuh, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Semangat tersebut diharapkan diwujudkan melalui kerja nyata yang memberi dampak bagi jemaat dan masyarakat.

Rakernas V juga menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan sekaligus merumuskan agenda kerja ke depan. Setiap keputusan diharapkan mampu menjawab kebutuhan organisasi dan perkembangan pelayanan di berbagai daerah.

Sujarwo menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah luasnya wilayah pelayanan Gereja Bethesda Indonesia. Perbedaan kondisi di setiap daerah, menurutnya, perlu dikelola sebagai kekuatan untuk membangun pelayanan yang lebih efektif.

Melalui Rakernas V, seluruh jajaran Gereja Bethesda Indonesia diharapkan semakin solid dalam menjalankan visi dan misi organisasi serta memperkuat sinergi pelayanan dari tingkat pusat hingga daerah.

Dengan semangat “Rise and Shine”, Gereja Bethesda Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dan menghadirkan pelayanan yang semakin kuat, terarah, serta memberi manfaat bagi jemaat dan masyarakat di 33 provinsi