Banyuasin -Domainrakayat.com

Maraknya asap dan kebakaran yang terjadi belakangan ini membuat ketua Garda Prabowo turun ke lapangan. Pada Minggu, 11 Oktober 2026,

Ketua DKC Garda Prabowo Banyuasin bersama Ketua Investigasi talang kelapa, Jon Heri, menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat. Intinya sederhana: mari jaga lingkungan kita, berhenti membakar lahan dan batok kelapa yang mengganggu kesehatan kita semua.

Asap dari pembakaran batok kelapa memang terlihat sepele, tapi dampaknya dirasakan langsung oleh warga sekitar. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma paling merasakan gangguannya. Belum lagi risiko apinya yang bisa meluas ke lahan kering, kebun, bahkan hutan. Itulah sebabnya pihaknya mengajak warga untuk mulai berhati-hati.

Ada empat hal utama yang disampaikan:

Pertama, jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Api yang terlihat kecil bisa meluas dan susah dikendalikan.

Kedua, hentikan pembakaran batok kelapa di area pemukiman. Kalau memang harus diolah, carilah cara yang tidak menimbulkan asap tebal yang mengganggu tetangga.

Ketiga, jangan buang puntung rokok sembarangan. Di lahan yang kering, sekecil apa pun api bisa memicu kebakaran besar.

Dan keempat, kalau melihat api, jangan diam saja. Segera beri tahu aparat desa atau warga sekitar supaya bisa segera dipadamkan.

Jon Heri mengingatkan, menjaga lingkungan itu bukan tugas pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama.

“Jangan menunggu asap menebal baru bertindak. Udara bersih itu hak kita semua. Jaga alam, jaga kesehatan kita, demi anak cucu kita,” katanya.

Semoga kesadaran ini tumbuh dari diri masing-masing. Cegah dari sekarang, sebelum kerugian yang lebih besar terjadi.

Team