Banjarmasin, Domain Rakyat. Com//

Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan berlangsung di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Jumat (19/6/2026) petang. Demonstrasi tersebut diwarnai aksi simbolik berupa tabur bunga di atas foto 11 anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Selatan.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap para wakil rakyat di tingkat pusat yang dinilai tidak lagi merepresentasikan kepentingan masyarakat. Massa mahasiswa menyebut kepercayaan publik terhadap anggota legislatif terus menurun di tengah berbagai persoalan yang berkembang di daerah maupun nasional.

Dalam prosesi simbolik tersebut, mahasiswa membentangkan foto para anggota DPR RI lalu menaburkan bunga di atasnya. Sejumlah peserta aksi juga menginjak foto-foto tersebut sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kinerja para wakil rakyat.

Suasana aksi berlangsung khidmat ketika massa secara bersama-sama membacakan kalimat istirja, “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun”. Ungkapan itu dimaknai sebagai simbol duka atas kondisi demokrasi dan kepemimpinan yang dinilai mengalami kemunduran.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi tersebut bukan sekadar bentuk kemarahan mahasiswa, melainkan peringatan moral bagi para pejabat publik agar kembali menjalankan fungsi representasi rakyat secara maksimal. Mahasiswa menilai suara masyarakat kerap tidak mendapatkan perhatian serius dalam proses pengambilan kebijakan.

Selain menyuarakan kritik terhadap DPR RI, massa juga menyinggung pentingnya transparansi dan keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan publik. Mereka meminta para wakil rakyat lebih aktif menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

Menariknya, aksi simbolik tersebut turut mendapat perhatian dari unsur pimpinan DPRD Kalimantan Selatan. Sejumlah pimpinan legislatif daerah terlihat mendatangi lokasi aksi dan berdialog langsung dengan massa mahasiswa.

Dialog berlangsung di tengah kerumunan peserta aksi dengan pengawalan aparat keamanan. Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan dan kritik secara terbuka kepada pimpinan DPRD Kalsel yang hadir.

Aksi berlangsung tertib hingga menjelang malam hari. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat serta mendorong para wakil rakyat agar lebih responsif terhadap aspirasi publik.