MAKASSAR – Forum Mahasiswa Gizi (FORMAZI) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melalui Divisi Pengabdian Masyarakat menggelar kegiatan Nutri Care Batch 3 di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ittihad, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.20–11.20 WITA tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai anemia pada remaja putri serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini.
Nutri Care merupakan program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat FORMAZI FKM Unhas periode 2026 yang menjadi wadah penyebaran informasi gizi kepada masyarakat. Program ini merupakan salah satu upaya promotif dan preventif di bidang gizi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai defisiensi mikronutrien, seperti anemia pada remaja putri, sebagai salah satu permasalahan dalam isu triple burden of malnutrition.
Kegiatan tersebut menghadirkan M. Ikbal sebagai pemateri dan Qyla Virginie Azzahrah sebagai moderator. Sebanyak 62 peserta sasaran dan petugas gizi mengikuti kegiatan ini, dengan dukungan 42 pengurus FORMAZI FKM Unhas.
Dalam sesi edukasi, peserta memperoleh materi mengenai anemia pada remaja putri, mulai dari pengertian, penyebab, faktor risiko, tanda dan gejala, hingga upaya pencegahan dan penanganannya.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan zat gizi, terutama zat besi, melalui penerapan pola makan bergizi seimbang serta konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran sebagai salah satu langkah pencegahan anemia.
Pemateri, M. Ikbal, menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai anemia dan menerapkan langkah-langkah pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Pencegahan anemia pada remaja putri perlu dimulai dengan membiasakan pola makan bergizi seimbang, mengonsumsi makanan sumber zat besi, serta meminum Tablet Tambah Darah sesuai anjuran. Melalui edukasi ini, diharapkan remaja putri semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah anemia sejak dini,” ujarnya.
Anemia pada remaja putri perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak terhadap kesehatan, kebugaran, konsentrasi belajar, dan produktivitas. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai anemia menjadi langkah penting untuk mendorong penerapan pola hidup sehat, pemenuhan asupan makanan bergizi, serta kebiasaan mengonsumsi TTD sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah SIT Ittihad dan Koordinator Divisi Pengabdian Masyarakat FORMAZI FKM Unhas.
Selanjutnya, pemateri menyampaikan materi mengenai anemia pada remaja putri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dan memperdalam pemahaman mengenai materi yang disampaikan.
Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama sebagai bentuk edukasi praktis mengenai pentingnya konsumsi TTD sesuai anjuran dalam upaya pencegahan anemia.
Kegiatan ditutup oleh moderator dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama peserta Nutri Care Batch 3.
Melalui kegiatan ini, FORMAZI FKM Unhas berharap pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya pencegahan anemia sejak dini semakin meningkat. Selain itu, edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan pola makan bergizi seimbang dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya konsumsi TTD sesuai anjuran.
Melalui program Nutri Care, FORMAZI FKM Unhas berkomitmen untuk terus menyebarkan informasi gizi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan serta mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.