Jakarta, DomainRakyat.com — Partai Cinta Negeri secara resmi mendeklarasikan pendiri sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri, sebagai Calon Presiden Republik Indonesia untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Deklarasi tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Cinta Negeri dalam menegaskan arah perjuangan politik menuju kontestasi nasional mendatang.
Deklarasi bertempat di Ruang Pertemuan DPP Partai Cinta Negeri, Jalan Percetakan Negara IV No.1 RT 010 RW 009, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (27/4/2025) pukul 14.00 WIB s/d selesai. Acara berlangsung khidmat, tertib dan penuh semangat kebangsaan dengan dihadiri jajaran pengurus pusat partai, perwakilan pengurus wilayah, kader, simpatisan serta para tamu undangan lainnya.
Ketua Bidang Litbang DPP Partai Cinta Negeri, Suwarno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa deklarasi tersebut merupakan hasil aspirasi dan kesepakatan bersama seluruh jajaran partai dari tingkat pusat hingga daerah.
Menurutnya, Samsuri dinilai sebagai figur yang memiliki pengalaman, komitmen serta visi kebangsaan yang kuat untuk memimpin Indonesia ke depan.
“Seluruh jajaran Partai Cinta Negeri mulai dari DPP, DPW, DPD hingga tingkat cabang dan ranting bertekad memenangkan Samsuri sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2029–2034,” ujar Suwarno saat membacakan teks deklarasi di hadapan para peserta kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa DPP Partai Cinta Negeri memberikan kewenangan penuh kepada Samsuri untuk menentukan sendiri sosok calon wakil presiden yang nantinya akan mendampinginya pada Pilpres 2029.
“Kami memberikan mandat dan kepercayaan penuh kepada Ketua Umum untuk menentukan pasangan calon wakil presidennya demi kepentingan bangsa dan negara,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan deklarasi diawali dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar perjuangan politik yang dijalankan Partai Cinta Negeri mendapat ridho dan keberkahan. Setelah itu, seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Partai Cinta Negeri yang menambah semangat nasionalisme di dalam ruangan acara.
Dalam pidato politiknya, Samsuri memaparkan perjalanan hidupnya, latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi serta pandangannya terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini. Ia menegaskan bahwa Partai Cinta Negeri hadir sebagai wadah perjuangan politik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, demokrasi dan keadilan sosial.
“Kami ingin menghadirkan kehidupan bangsa Indonesia yang bertakwa, aman, sejahtera, adil dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Samsuri dalam sambutannya.
Tokoh politik asal Cirebon yang lahir pada 27 April 1976 tersebut juga menjelaskan bahwa perjuangan partainya tidak hanya berorientasi pada kekuasaan semata, tetapi lebih kepada menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Indonesia.
Ia menyebutkan sejumlah misi utama Partai Cinta Negeri, di antaranya menjaga keutuhan NKRI, membangun pemerintahan yang bersih dan demokratis, memberantas korupsi, memperkuat supremasi hukum, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi kerakyatan serta memperjuangkan jaminan sosial bagi masyarakat lanjut usia.
“Kami ingin memastikan bahwa negara hadir untuk seluruh rakyat Indonesia, termasuk para lanjut usia melalui program jaminan sosial dan pensiun yang layak,” ungkap Samsuri.
Selain dikenal sebagai tokoh politik, Samsuri juga aktif sebagai guru SMA swasta di Kabupaten Bekasi dengan bidang studi Sejarah Indonesia. Pendidikan sarjananya ditempuh di STAIC Cirebon, sedangkan gelar magister diraihnya di Institut STIAMI Jakarta.
Perjalanan politik Samsuri juga cukup panjang. Ia pernah maju sebagai Calon Wakil Bupati Cirebon pada tahun 2008 melalui PDIP dan menjadi calon anggota DPR RI dari PKPI Dapil X Jawa Barat pada Pemilu 2014. Sejak tahun 2019 hingga sekarang, ia dipercaya memimpin Partai Cinta Negeri sebagai Ketua Umum.
Dalam kesempatan tersebut, Samsuri juga mengajak seluruh kader, simpatisan dan relawan untuk menjaga persatuan bangsa serta menciptakan suasana politik yang damai dan harmonis di tengah masyarakat.
“Saya mengimbau kepada seluruh kader partai, simpatisan dan relawan agar terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Politik harus menjadi sarana pemersatu, bukan alat perpecahan,” tegasnya.
Usai pembacaan deklarasi, Samsuri secara resmi menyatakan kesiapannya menerima amanah pencalonan sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2029–2034.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya siap dan menerima untuk menjadi Calon Presiden Republik Indonesia Periode 2029–2034,” ucap Samsuri disambut tepuk tangan meriah para peserta yang hadir.
Deklarasi tersebut juga berisi ajakan kepada seluruh kader Partai Cinta Negeri, relawan, simpatisan, organisasi masyarakat hingga partai politik lain untuk bersama-sama mendukung pencalonan Samsuri pada Pilpres 2029.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh optimisme dan kebersamaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Wakil Ketua Umum, para ketua bidang DPP Partai Cinta Negeri, pengurus DPP, perwakilan DPW, DPD, DPC serta para tamu undangan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman dan tertib hingga selesai.
(LS)



Tinggalkan Balasan