MEDAN, Domainrakyat.com – Polrestabes Medan terus menggencarkan operasi pemberantasan kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu 36 hari, aparat berhasil mengungkap ratusan kasus kriminal sekaligus menyita ratusan kendaraan yang diduga terkait tindak pidana.
Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa sejak 24 April hingga 29 Mei 2026, pihaknya berhasil mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan dan mengamankan 145 tersangka.
“Dalam 36 hari ini setidaknya ada 123 kasus kejahatan jalanan yang berhasil diungkap, dan berhasil mengamankan 145 orang tersangka,” ujar Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Sabtu (30/5/2026).
37 Pelaku Ditembak karena Melawan Petugas
Dari total tersangka yang diamankan, sebanyak 37 orang terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena dinilai membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat saat proses penangkapan berlangsung.
Menurut Kapolrestabes, tindakan tersebut dilakukan terhadap pelaku kejahatan jalanan yang melakukan perlawanan serta mengancam jiwa dan keselamatan orang lain.
Penggerebekan 8 Gudang Kendaraan Curian
Dalam operasi terbaru, Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap jaringan penyimpanan kendaraan bermotor tanpa dokumen kepemilikan yang sah.
Petugas menyita sebanyak 136 unit kendaraan bermotor yang terdiri dari 135 sepeda motor dan satu unit mobil dari sebuah lokasi penyimpanan di kawasan Jalan Sidomulyo, Dusun V, Pasar IX, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Selain itu, polisi juga melakukan penggerebekan terhadap delapan gudang penyimpanan kendaraan bermotor yang tersebar di wilayah Medan Tembung, Batang Kuis, dan Percut Sei Tuan.
Tim JCS Dinilai Efektif Tekan Kriminalitas
Kapolrestabes menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Tim Jaga, Cegah, Sigap (JCS) yang dibentuk sejak 6 Desember 2025.
Dalam masa kerja 200 hari kepemimpinannya, angka kejahatan jalanan di Kota Medan disebut mengalami penurunan hingga 15 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Artinya dapat menurunkan 497 kasus dibanding tahun sebelumnya. Polrestabes Medan berhasil menggagalkan tidak terjadinya 497 kasus kejahatan jalanan di tahun ini,” katanya.
Kasus Narkoba Justru Meningkat
Di tengah penurunan angka kejahatan jalanan, Polrestabes Medan mencatat adanya peningkatan kasus narkotika. Sepanjang tahun ini, jumlah pengungkapan kasus narkoba meningkat sekitar 53 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkotika masih menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.
Polrestabes Medan menegaskan akan terus melakukan operasi rutin serta penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor, maupun jaringan peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat.



Tinggalkan Balasan