Sinjai – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin yang dilaksanakan oleh Nurfadillah Salsabila melalui program kerja “Pembuatan Peta Kemiringan Lereng (Slope Map)” berhasil diselesaikan pada hari Senin, 10 Agustus 2026 di Kantor Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini direalisasikan melalui penyerahan output peta secara langsung yang diterima langsung oleh Sekretaris Desa Lamatti Riaja, Muh. Fadly, S.T.

Pengadaan peta kemiringan lereng ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam merencanakan pembangunan fisik melalui penyediaan instrumen keruangan yang akurat, khususnya yang berkaitan dengan letak topografi datar, landai, hingga curam. Melalui pendekatan spasial, program kerja ini berupaya menjadikan peta lereng tidak hanya sebagai pelengkap administrasi visual, tetapi juga sebagai pedoman teknis berbagi wawasan keruangan dalam merencanakan pembukaan trase jalan dan sistem drainase di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan dokumen fisik (hardcopy) dan arsip digital (softcopy) Peta Kemiringan Lereng kepada pihak pemerintah desa. Penyerahan ini disambut baik oleh Bapak Muh. Fadly, S.T. selaku Sekretaris Desa Lamatti Riaja, yang menyampaikan apresiasi atas pengadaan data geospasial yang dinilai sangat membantu perencanaan kemandirian desa.

Dalam momen penyerahan tersebut, pelaksana program memberikan penjelasan singkat kepada aparatur desa mengenai perbedaan peta rawan longsor dengan peta kemiringan lereng, serta bagaimana memanfaatkan data spasial tersebut sebagai acuan pengambilan keputusan. Melalui diskusi singkat ini, pemerintah desa diajak untuk melihat bahwa peta teknis memiliki peran yang lebih luas sebagai sarana pemberdayaan kapasitas perencanaan dan penguatan infrastruktur bagi desa.

Tanggapan positif disampaikan oleh Sekretaris Desa yang mengapresiasi keberadaan Peta Kemiringan Lereng sebagai instrumen perencanaan baru bagi desa. “Kami terbantu dengan adanya peta kemiringan lereng ini. Peta ini menjadi pedoman bagi pemerintah desa untuk merencanakan arah pembangunan fisik secara akurat. Kami berharap ke depannya peta ini bisa terus dimanfaatkan dan menjadi acuan utama bagi Desa Lamatti Riaja,” ujar Sekretaris Desa

Nurfadillah Salsabila selaku pelaksana program kerja KKN menyampaikan bahwa penyerahan instrumen ini diharapkan dapat memperluas pemahaman aparatur desa mengenai fungsi data spasial sebagai acuan perencanaan bersama. “Dengan diserahkannya peta ini, saya ingin menunjukkan bahwa pemberdayaan kapasitas desa tidak hanya terkait aspek ekonomi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kemandirian tata ruang dan pembangunan infrastruktur fisik secara berkelanjutan,” ungkap Nurfadillah Salsabila

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan potensi dan kemandirian perencanaan desa. Keberadaan Peta Kemiringan Lereng diharapkan tidak hanya menjadi arsip dokumen di kantor desa, tetapi juga dapat terus dimanfaatkan sebagai instrumen pengambilan keputusan yang memperkuat arah pembangunan fisik, tata ruang, dan keselamatan infrastruktur masyarakat desa.