Puruk Cahu, Domain Rakyat. Com//
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kalimantan Tengah seiring meningkatnya ancaman kebakaran pada musim kemarau. Penanganan di lapangan terus diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Personel Yonif TP 883/Tamanggung Awan turut diterjunkan untuk membantu upaya pemadaman dan pengendalian api di lokasi yang terdampak karhutla.
Dengan mengutamakan keselamatan, para personel bergerak bersama unsur terkait untuk memadamkan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya cepat untuk mengendalikan karhutla sebelum api mengancam permukiman, lingkungan, maupun keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Keterlibatan TNI dalam penanganan karhutla juga menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor. Pemadaman tidak hanya membutuhkan kesiapsiagaan personel, tetapi juga koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam, BPBD, kepolisian, serta masyarakat.
Selain melakukan pemadaman, pengendalian di lapangan diarahkan untuk memastikan api tidak kembali menyebar. Kondisi lahan dan potensi munculnya titik api baru menjadi perhatian selama proses penanganan berlangsung.
Danyon TP 883/Tamanggung Awan, Letkol Inf Supriyanto, menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI, termasuk ketika masyarakat menghadapi ancaman bencana karhutla.
“TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar Letkol Inf Supriyanto, seraya menekankan pentingnya kerja keras dan kebersamaan dalam menghadapi ancaman karhutla.
Upaya penanganan karhutla di Kalimantan Tengah diharapkan terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya melalui pemadaman ketika api muncul, tetapi juga dengan memperkuat pencegahan dan kesadaran masyarakat agar kebakaran hutan dan lahan tidak kembali terjadi.




Tinggalkan Balasan