Jakarta – Laga Indonesia vs Singapura pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kualitas skuad yang memiliki nilai pasar tertinggi di turnamen tersebut. Pertandingan pembuka ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026. Selain SUGBK, Stadion Si Jalak Harupat juga ditetapkan sebagai salah satu venue pertandingan.
Komposisi Timnas Indonesia pada turnamen kali ini berbeda dibandingkan saat tampil di Piala AFF sebelumnya. Untuk kompetisi resmi FIFA tersebut, skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain yang berkiprah di sepakbola Eropa.
Kehadiran para pemain tersebut membuat nilai pasar skuad Indonesia menjadi yang tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026. Berdasarkan data Transfermarkt yang dikutip detikSport, total nilai skuad Indonesia mencapai Rp377,79 miliar.
Thailand berada di posisi berikutnya dengan nilai skuad Rp15,09 miliar, sedangkan Malaysia menempati posisi ketiga dengan Rp120,37 miliar. Adapun Singapura menjadi tim dengan nilai skuad paling rendah, yakni Rp59,10 miliar.
Nilai seluruh skuad Singapura bahkan masih berada di bawah harga pasar Kevin Diks. Bek Timnas Indonesia tersebut memiliki nilai Rp86,91 miliar dan tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi ini.
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks juga dipercaya menggantikan Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia. Meski tidak dapat memperkuat tim, Jay tetap memberikan perhatian kepada rekan-rekannya.
Menjelang Indonesia vs Singapura, Diks mengaku berkomunikasi dengan Jay untuk membicarakan berbagai hal mengenai pertandingan. Ia menyebut absennya Jay menjadi kehilangan tersendiri, tetapi Indonesia masih memiliki pemain dengan kualitas yang dapat diandalkan.
“Tentu kami kehilangan Jay, dia memberikan wejangan. Kami harus melakukan sesuatu tanpanya, dengan pemain yang kami miliki yang juga tetap memiliki kualitas. Kami dalam proses mencari identitas yang diinginkan,” kata Diks saat memberikan keterangan di ruang media SUGBK, Kamis (24/9) dilansir detikSport.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga mengakui bahwa absennya Jay Idzes memberikan dampak bagi tim. Bek Sassuolo tersebut dinilai sebagai sosok penting di lini pertahanan Indonesia.
Namun, Herdman tetap percaya kepada 23 pemain yang telah dipilih untuk menghadapi turnamen. Ia menilai seluruh pemain tersebut siap memberikan kontribusi di lapangan.
“Kehilangan Jay menjadi kehilangan besar buat kami, namun kami juga punya 23 pemain yang sudah dipilih dan mereka siap untuk menunjukkan sesuatu,” tutur John Herdman.
Di sektor serangan, Indonesia memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi tumpuan. Salah satunya Ole Romeny yang berpeluang tampil sebagai pilihan utama menghadapi The Lions.
Penyerang Fortuna Sittard itu memiliki catatan lima gol dari enam pertandingan bersama Timnas Indonesia di Gelora Bung Karno. Selain Romeny, Indonesia juga memiliki Luke Vickery, Mitchell Baker, dan Ragnar Oratmangoen.
Sementara itu, Singapura menyadari tantangan yang akan dihadapi saat berjumpa Indonesia. Penyerang mereka, Ilhan Fandi, menilai skuad Garuda merupakan tim yang sangat kuat.
“Mereka (Indonesia) adalah tim yang sangat kuat. Namun kami akan mengerahkan segalanya, memberikan perlawanan terbaik, dan menikmati momen. Ini juga tes yang bagus sebelum Piala Asia, jadi ini adalah kesempatan yang bagus untuk menghadapi tim seperti ini,” kata striker Singapura, Ilhan Fandi.
Indonesia juga mengalami perubahan komposisi pemain menjelang pertandingan. Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri dipulangkan karena masalah fisik. Posisi keduanya kemudian digantikan Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama.
Laga Indonesia vs Singapura pun menjadi pertandingan awal bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kualitas para pemain yang membuat Indonesia memiliki nilai pasar skuad tertinggi dalam kompetisi tersebut.




Tinggalkan Balasan