Medan, DomainRakyat.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikal Smansa) Medan, Ivan Iskandar Batubara, menegaskan bahwa tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dan penguasaan teknologi, tetapi juga ditentukan oleh kekuatan karakter, daya juang, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang berlangsung sangat cepat.
Hal tersebut disampaikan Ivan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikal Smansa yang digelar di Hotel Aryaduta Medan pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Satu Langkah, Satu Tujuan, Satu Ikatan dalam Memperkuat Jaringan dan Kontribusi Alumni Bagi Bangsa.”
Melalui keterangan yang disampaikan Kepala Bidang Humas dan Media Komunikasi Ikal Smansa, Rizky Hermana, Ivan menekankan bahwa organisasi alumni memiliki tanggung jawab moral untuk turut mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
“Menurut berbagai kajian global, keberhasilan generasi mendatang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau penguasaan teknologi, tetapi juga oleh karakter yang tangguh, memiliki daya juang tinggi, mampu beradaptasi, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi perubahan,” ujar Ivan.
Menurutnya, perkembangan teknologi, perubahan pola kerja, hingga dinamika sosial yang terus bergerak cepat menuntut generasi muda untuk memiliki ketahanan mental yang kuat. Oleh karena itu, alumni memiliki peran strategis dalam memberikan pengalaman, inspirasi, serta kontribusi nyata bagi para pelajar dan generasi penerus.
Ivan menjelaskan bahwa Rakernas yang dilaksanakan tahun ini merupakan puncak dari proses panjang yang telah dilakukan secara bertahap selama kurang lebih satu bulan sebelumnya. Sebanyak 14 divisi dalam struktur organisasi telah melaksanakan berbagai rapat, diskusi, dan pembahasan guna menyusun program kerja yang selanjutnya dibahas dan disepakati bersama dalam forum Rakernas.
Ia mengaku bersyukur karena seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Rakernas dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta yang hadir.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kesepakatan yang dihasilkan dalam Rakernas ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan organisasi, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh pengurus untuk mewujudkan program-program yang telah disusun,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ivan juga menegaskan bahwa kepengurusan Ikal Smansa dibentuk berdasarkan kompetensi, kepedulian, integritas, serta kesungguhan para pengurus untuk mengabdi kepada organisasi. Ia menekankan bahwa penempatan pengurus bukan didasarkan pada kedekatan pribadi, melainkan pada kemampuan dan komitmen masing-masing individu untuk berkontribusi bagi kemajuan organisasi.
Menurut Ivan, menyusun program kerja bukanlah tantangan terbesar dalam menjalankan organisasi. Tantangan yang sesungguhnya adalah membangun semangat perjuangan bersama, menjaga konsistensi, serta memastikan seluruh program dapat dijalankan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.
“Program yang baik akan menjadi sia-sia apabila tidak dibarengi dengan semangat perjuangan dan komitmen bersama untuk menjalankannya. Karena itu, kebersamaan dan rasa memiliki terhadap organisasi menjadi faktor yang sangat penting,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ivan mengajak seluruh alumni untuk tidak hanya mengenang masa-masa sekolah sebagai kenangan indah semata, tetapi juga menjadikan ikatan alumni sebagai wadah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan generasi penerus.
“Atas dasar itulah Ikal Smansa berupaya mengambil peran dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan. Kami mengajak seluruh alumni untuk tidak hanya bernostalgia dengan masa lalu, tetapi bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi masa depan generasi berikutnya,” tegasnya.
Di bidang organisasi, Ivan juga menyoroti pentingnya menghilangkan sekat-sekat antargenerasi dan memperkuat kolaborasi lintas angkatan. Menurutnya, semangat persatuan dan kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun organisasi alumni yang kuat dan berkelanjutan.
Ia menilai bahwa semangat tersebut mulai tumbuh dan berkembang melalui berbagai kegiatan yang melibatkan alumni dari beragam angkatan, baik dalam kegiatan sosial, olahraga, keagamaan, pendidikan, maupun komunitas hobi yang terus aktif bergerak.
“Kolaborasi lintas angkatan akan menjadi kekuatan besar bagi organisasi. Ketika seluruh alumni dapat bersatu dan saling mendukung, maka potensi yang dimiliki Ikal Smansa akan semakin besar dan berdampak luas bagi masyarakat,” katanya.
Selain memperkuat solidaritas internal, Ivan juga mendorong seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kreativitas dan kemandirian organisasi dalam mengembangkan sumber daya yang dimiliki. Menurutnya, pembangunan jejaring yang luas serta pemberdayaan berbagai komunitas alumni dapat menjadi motor penggerak kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
Ia berharap komunitas-komunitas alumni yang telah terbentuk dapat terus berkembang dan menjadi ruang kolaborasi yang mampu melahirkan berbagai program sosial, pendidikan, kewirausahaan, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Menutup sambutannya, Ivan mengajak seluruh pengurus dan alumni untuk terus membangun kepercayaan, menjaga kekompakan, serta bekerja dengan penuh kesungguhan demi mewujudkan visi besar organisasi.
“Keberhasilan Ikal Smansa akan menjadi kebanggaan bersama, sekaligus kontribusi nyata alumni bagi almamater dan generasi masa depan. Karena itu, mari kita jaga kepercayaan, perkuat kebersamaan, dan bekerja sungguh-sungguh untuk mewujudkan program-program yang telah kita sepakati bersama,” pungkasnya.
(LS)



Tinggalkan Balasan