Scroll untuk baca artikel
News

Tampil Di Karnaval, UPT SDN 115 Balagana Rebut Perhatian Penonton di Perkemahan Kwartir Kajang

612
×

Tampil Di Karnaval, UPT SDN 115 Balagana Rebut Perhatian Penonton di Perkemahan Kwartir Kajang

Sebarkan artikel ini
Tampil Di Karnaval UPT SDN 115 Balagana Rebut Perhatian Penonton di Perkemahan Kwartir Kajang. Foto: Jusman

Bulukumba, Domainrakyat.com – Gerakan Pramuka Kwartir Kajang yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Makkatinting, Desa Bontobaji,Kecamatan Kajang , Kabupaten Bulukumba, Sulawesi selatan berlangsung semarak dan meriah.

Bagaimana tidak, dalam acara perkemahan itu diadakan lomba karnaval yang diikuti oleh seluruh peserta perkemahan, pada Minggu (13/08/2023).

 

Dari sekian banyak peserta yang ikut ambil bagian, Pangkalan UPT SDN 115 Balagana cukup menyita perhatian pada lomba tersebut, karena mengusung Tema Allappasa Manu ( Melepas Ayam) Konsep Adat Kajang dgn berpakaian serba hitam, tanpa Alas kaki berjalan menyusuri jalan sambil menyuarakan yel – yelnya.

 

Bukan hanya peserta didik UPT SD 115 Balagana yang melakukan aksi itu, tetapi Tenaga Pendidik (Tendik) dan para Pembina juga ambil bagian pada barisan tersebut.

BACA JUGA:  Ormas GRIB dan Lembaga Media Kunjungi Kantor BKD Kota Bandar lampung Pertanyakan Lanjutan Penindakan Pungli

 

Menurut salah satu pembina UPT 115 Balagana, Rosmini S. Pdi; konsep hitam – hitam ini adalah konsep yang dinilai efektif dijadikan sarana untuk mengenal dan memperkenalkan Adat Kajang sebagai upaya menanamkan budaya berpakaian to kamase masea sebagai simbol kesederhanaan yang ada di Kajang. Meski warnanya hitam tetapi tetap elegan, cantik dan berkelas.

 

“konsep hitam – hitam ini adalah konsep yang efektif dijadikan sarana untuk mengenal dan memperkenalkan Adat Kajang sebagai upaya menanamkan budaya berpakaian to kamase masea sebagai simbol kesederhanaan yang ada di Kajang. Meski warnanya hitam tetapi tetap elegan, cantik dan berkelas,” kata Rosmini.

BACA JUGA:  Heriyus SE Launching Pasir Putih, Pariwisata Didorong Jadi Sumber PAD Baru

 

Ia juga memaparkan keterampilan berpakaian adalah untuk melatih sehingga terhindar dari budaya – budaya luar yang bisa merusak karakter dan kepribadian anak-anaknya .

 

Lebih lanjut, menurut Rosmini menuturkan, konsep ini diharapkan mampu membuat anak didiknya menjadi lebih tangguh dan mandiri, sehingga lahir generasi muda yang berjiwa cinta budaya dan bisa memacu semangat dan jiwa nasionalisme sebagai generasi masa depan cerdas dan tangguh.

 

“konsep ini diharapkan bisa membuat anak-anak menjadi lebih tangguh dan mandiri, sehingga lahir generasi muda yang berjiwa cinta budaya dan bisa memacu semangat dan jiwa nasionalisme sebagai generasi masa depan cerdas dan tangguh,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tak Berkutik Saat Dikejar, Pembawa Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

Pada ulang tahun pramuka yang ke 62, Rosmini berharap agar kegiatan pramuka ini bisa terus berlangsung semarak dan bisa menjadi pelajaran terbaik pada anak – anak didiknya.

 

“Saya berharap kegiatan pramuka ini bisa terus berlangsung semarak dan bisa menjadi pelajaran terbaik buat anak – anak, salam pramuka” tutupnya .

 

Laporan: Jusman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!