Domainrakyat.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, secara resmi membuka Pelatihan Pewarna Alam dan Prada untuk meningkatkan kompetensi para pembatik Kota Lubuk Linggau. Kegiatan tersebut berlangsung di Op Room Dayang Torek Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (20/7/2026).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuk Linggau, Medhio Line Sapta Windu, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi para pembatik sekaligus menggali potensi tanaman di sekitar sebagai bahan pewarna alami batik.
Pelatihan menghadirkan Ketua Asosiasi Batik Sleman, Endang Wilujeng, sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai teknik pengolahan pewarna alami serta penggunaan prada untuk meningkatkan kualitas dan nilai estetika batik. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pemanfaatan berbagai jenis tanaman sebagai bahan pewarna ramah lingkungan.
Ketua Dekranasda Kota Lubuk Linggau, Hj. Risca Priba Ayu, mengungkapkan bahwa Kota Lubuk Linggau memiliki banyak pembatik yang potensial dan mampu bersaing dengan daerah di Pulau Jawa apabila terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan tren. Ia juga berharap lahir inovasi yang dapat memperkaya khasanah batik daerah.
Saat ini, Kota Lubuk Linggau telah memiliki sejumlah motif khas seperti Batik Tunjuk Langit, Batik Bulingge, dan Batik Gula Merah. Dekranasda mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memperkenalkan dan menggunakan batik khas Lubuk Linggau agar semakin dikenal luas dan mampu bersaing dengan produk batik dari daerah lain.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota H. Rustam Effendi mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif, para pembatik dituntut tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga terus berinovasi. Penggunaan pewarna alami dinilai lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai jual yang tinggi, sementara teknik prada mampu meningkatkan nilai estetika serta nilai ekonomi produk batik.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mempromosikan batik khas Kota Lubuk Linggau dengan mengenakannya pada berbagai kesempatan, seperti acara pernikahan maupun kegiatan resmi lainnya, sehingga batik lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing dari segi kualitas, bahan, maupun harga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Dekranasda Hj. Mifta Hullummi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Lubuk Linggau, Emra Endi Kusuma, para Kepala OPD, serta camat terkait. Tutup nya (A)



Tinggalkan Balasan