KATINGAN, DOMAINRAKYAT.com– Debit air sungai Katingan yang mulai surut saat musim kemarau tidak boleh membuat masyarakat lengah. Air yang terlihat lebih dangkal dan tenang tetap menyimpan potensi bahaya, terutama bagi anak-anak yang bermain atau mandi di sekitar sungai.

Melihat kondisi tersebut, Polsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan Polres Katingan Polda Kalteng mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif mengawasi anak-anak saat beraktivitas di bantaran maupun kawasan sungai.

Personel turun langsung ke lokasi dan berdialog dengan anak-anak serta masyarakat. Petugas mengingatkan bahwa perubahan kondisi sungai dapat menimbulkan titik-titik berbahaya, seperti bagian yang dalam, arus bawah, maupun permukaan sungai yang tidak dapat diperkirakan hanya dari pandangan.

“Air sungai surut bukan berarti aman. Orang tua diharapkan selalu mendampingi dan mengawasi anak-anak, terutama yang belum bisa berenang, agar tidak bermain atau mandi di sungai tanpa pengawasan,” menjadi pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan Iptu Udung, S.H., M.H., mengajak seluruh orang tua meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pemahaman kepada anak tentang keselamatan saat berada di sekitar sungai.

Imbauan ini juga menjadi perhatian serius karena sebelumnya telah terjadi beberapa kejadian anak serta orang dewasa menjadi korban tenggelam hingga meninggal dunia saat beraktivitas di sungai.

“Karena itu, pencegahan dan pengawasan sejak dini sangat penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi”, ungkap Kapolsek, Rabu (19/8/2026) sore.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan.

“Jangan menunggu air tinggi untuk waspada, saat air surut pun, keselamatan tetap menjadi prioritas, terutama bagi anak-anak dan warga yang tidak bisa berenang” imbaunya. (ptsg)