SAMPIT, DOMAINRAKYAT.com–Danrem 102/Pjg mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah bersama Forkopimda Provinsi Kalteng dan Forkopimda Kabupaten Kotawaringin Timur dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, penyerahan bantuan air bersih, serta peninjauan Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan diawali dengan Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Sampit yang dihadiri sekitar 2.000 masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, secara simbolis diserahkan bantuan 17 tangki air bersih dan 40.000 paket pangan murah sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus menghadapi dampak musim kemarau.

Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya memperkuat kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen dalam mencegah meluasnya Karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa program pasar murah sangat membantu masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla. Seluruh masyarakat diajak bersama-sama menjaga kelestarian alam dan tidak melakukan aktivitas pembakaran.

Sementara itu, Kapolda Kalteng menekankan bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak luas, termasuk gangguan kesehatan akibat asap. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik kebakaran serta turut melakukan langkah pencegahan dini di lingkungan masing-masing.

Usai kegiatan Gerakan Pangan Murah, rombongan Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan peninjauan titik hotspot nyata di lapangan dan Posko Karhutla untuk melihat secara langsung kondisi serta upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotawaringin Timur.

Danrem 102/Pjg bersama jajaran TNI terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan di tengah musim kemarau.

Bersama Cegah Karhutla, Jaga Alam, Lindungi Masyarakat.