Takalar – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Lokakarya PPK Ormawa di BUMDes Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Minggu, 27 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas untuk memaparkan berbagai output dan capaian Program OCEANS yang telah dilaksanakan bersama masyarakat selama masa pengabdian di Desa Popo.

Lokakarya dihadiri sejumlah mitra PPK Ormawa, di antaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten Takalar, Pemerintah Kecamatan Galesong Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pekerjaan Umum, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Unhas, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Popo.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin selama pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Popo.

Dalam sambutannya, Ketua HIMAKAHA FK Unhas, Muh. Rizky Isnayanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PPK Ormawa HIMAKAHA di Desa Popo. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah menerima dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan selama program berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan PPK Ormawa HIMAKAHA, terutama pemerintah dan masyarakat Desa Popo yang telah menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan. Apa yang kami capai hari ini tentu tidak terlepas dari kerja sama banyak pihak,” ujar Muh. Rizky.

Setelah sambutan, Ketua Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas, Rahmat Satrio, memaparkan berbagai output dan capaian Program OCEANS (One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability sebagai Strategi Desa Sehat dalam Pengendalian Faktor Risiko Stunting di Desa Popo).

Dalam pemaparannya, Rahmat menyampaikan sejumlah hasil program yang telah dijalankan, mulai dari pengembangan filter air komunal dan filter air sederhana, aplikasi GiziTa, edukasi gizi dan demonstrasi memasak makanan pendamping ASI (MPASI) berbasis pangan lokal, penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui SIPADIA dan SIPASTI, pembentukan Dokter Cilik dan Duta Anti Anemia, hingga penguatan kapasitas kader Posyandu.

Berbagai program tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Selain menghadirkan fasilitas dan kegiatan edukasi, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas juga berupaya membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan agar berbagai output yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Setelah pemaparan capaian program, kegiatan dilanjutkan dengan Expo OCEANS. Para tamu dan mitra diajak mengunjungi booth yang menampilkan berbagai produk dan luaran hasil pelaksanaan PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas di Desa Popo.

Dalam booth tersebut, peserta dapat melihat secara langsung banner program, modul edukasi, produk olahan pangan lokal seperti nugget ikan, serta berbagai media dan hasil kegiatan lainnya.

Sejumlah luaran yang ditampilkan meliputi produk olahan ikan dan kelor, modul edukasi, media GiziTa, serta dokumentasi program ASRI, SIPADIA, SIPASTI, Dokter Cilik, Duta Anti Anemia, dan penguatan kader Posyandu.

Expo tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk memperlihatkan hasil program secara lebih dekat sekaligus menjelaskan proses dan pemanfaatannya kepada para tamu dan mitra yang hadir.

Di akhir kegiatan, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, warga Desa Popo, dosen pendamping, serta seluruh panitia lokakarya yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi dalam pelaksanaan program hingga terselenggaranya kegiatan tersebut.

Melalui lokakarya ini, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas berharap berbagai output Program OCEANS yang telah dihasilkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Popo dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.