BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM — Bukan sekadar ngopi dan berbincang santai. Coffee Morning yang digelar Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama para Kapolsek jajaran menjadi ruang terbuka untuk memperkuat komunikasi, membedah persoalan di lapangan, sekaligus membangun soliditas internal kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolresta Banyuwangi, Rabu (12/8/2026), turut dihadiri Wakapolresta dan Kabag SDM. Forum rutin setiap Rabu tersebut kali ini secara khusus mempertemukan Kapolresta dengan seluruh Kapolsek jajaran dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.

Di tengah obrolan yang cair, para Kapolsek diberi ruang menyampaikan pengalaman, kendala, hingga berbagai persoalan yang dihadapi dalam memimpin wilayah masing-masing. Komunikasi informal itu menjadi cara pimpinan menggali persoalan tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Kapolresta menekankan bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari forum resmi. Menurutnya, komunikasi yang terbuka justru dapat menjadi pintu untuk menemukan solusi dan memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

“Bersyukur itu ada perencanaannya. Kita harus merencanakan bagaimana menjadi bapak yang baik, menjadi pemimpin yang baik, dan menjadi komandan yang baik,” pesan Rofiq, (21/08)

Pesan tersebut tidak berhenti pada urusan kedinasan. Kapolresta juga mengingatkan para Kapolsek mengenai tanggung jawab sebagai orang tua. Kesibukan sebagai anggota Polri, menurutnya, jangan sampai membuat perhatian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak terabaikan.

“Anak adalah investasi dunia dan akhirat. Doa anak yang baik akan menjadi amal jariyah bagi orang tuanya,” ungkapnya.

Bagi Rofiq, menjadi pemimpin bukan hanya soal kemampuan mengendalikan organisasi dan personel. Seorang pemimpin juga harus mampu mengendalikan dirinya, menjadi teladan di keluarga, serta membangun karakter anak-anaknya melalui keteladanan, kedisiplinan, nilai agama dan akhlak.

Pesan tersebut sekaligus memperluas makna profesionalisme anggota Polri. Keberhasilan seorang personel tidak semata diukur dari capaian dalam pekerjaan, tetapi juga dari kemampuannya menjalankan tanggung jawab sebagai suami, ayah, sekaligus bagian dari masyarakat.

Melalui Coffee Morning, Kapolresta Banyuwangi ingin membangun budaya komunikasi yang lebih terbuka dan humanis. Kedekatan antara pimpinan dan jajaran diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Dari secangkir kopi dan percakapan sederhana, Kapolresta menanamkan pesan besar: pemimpin yang kuat bukan hanya mampu memimpin anggotanya, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi keluarganya dan hadir untuk masyarakat.