SERUYAN, DOMAINRAKYAT.com- Polres Seruyan, 6 Juni 2026– Musim kemarau belum benar-benar tiba, namun ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah mulai membayangi. Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Manjul, BRIPKA Rizky Priya Hadikusuma, tidak tinggal diam. Sabtu pagi (6/6/2026), ia turun langsung menemui warga untuk menyampaikan pesan tegas: jangan bakar lahan!
Mulai pukul 11.00 WIB, ia berkeliling dari satu kelompok warga ke kelompok lainnya. Di setiap kesempatan, ia mengingatkan bahwa membakar lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga bisa berurusan dengan hukum.
“Satu batang korek api bisa menghanguskan hektaran lahan, merusak kesehatan tetangga, dan berujung pada sel penjara. Tidak sebanding dengan keuntungan sesaat. Mari kita buka lahan tanpa bakar,” ujar BRIPKA Rizky dengan nada serius namun tetap bersahabat.
Warga yang mendengar pun manggut-manggut. Beberapa mengaku selama ini belum sepenuhnya paham dampak jangka panjang dari pembakaran lahan. Mereka berjanji akan menghentikan kebiasaan lama dan beralih ke cara yang lebih ramah lingkungan.
“Kami kira membakar itu cara paling praktis. Ternyata dampaknya besar sekali. Terima kasih pak polisi sudah mengingatkan,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Seruyan untuk menekan angka Karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan. Dengan pendekatan humanis, polisi tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk mencintai lingkungan.
(Humas Polres Seruyan)



Tinggalkan Balasan