BANYUWANGI,DOMAINRAKYAT.COM – Pelayanan mobil siaga kesehatan atau ambulans di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan operasional tersebut saat keluarganya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, Minggu (07/06/2026).
Peristiwa itu dialami keluarga Astutik, warga Lingkungan Jajang Penatu, RT/RW 02/02, Kelurahan Kampung Melayu Banyuwangi. Saat kondisi kesehatan Astutik memburuk dan membutuhkan rujukan ke rumah sakit, anaknya berupaya mencari bantuan mobil ambulans yang selama ini diketahui sebagai kendaraan operasional kesehatan bagi masyarakat setempat.
Menurut keterangan keluarga, mereka terlebih dahulu mendatangi salah satu staf Kelurahan Kampung Melayu untuk meminjam ambulans. Namun staf tersebut disebut hanya mengarahkan agar keluarga langsung mendatangi rumah sopir ambulans dan berjanji akan membantu menghubungi melalui telepon. Sayangnya, sesampainya di rumah sopir, keluarga mendapat informasi dari istrinya bahwa yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah.
Kondisi tersebut membuat keluarga kebingungan karena kebutuhan ambulans saat itu bersifat mendesak. Mereka mempertanyakan mekanisme pelayanan mobil siaga kesehatan yang selama ini digunakan sebagai fasilitas penunjang masyarakat. “Mobil siaga atau ambulans itu sebenarnya untuk masyarakat yang membutuhkan atau bagaimana? Karena saat kondisi darurat justru sulit diakses,” ungkap pihak keluarga.
Tidak hanya itu, keluarga juga mengaku berupaya mencari nomor telepon Lurah Kampung Melayu, Aris, untuk meminta bantuan dan klarifikasi. Namun menurut pengakuan mereka, tidak ada pihak yang bersedia memberikan nomor kontak tersebut dengan alasan tidak mengetahui atau tidak memiliki nomor yang dimaksud.
Di tengah situasi yang mendesak, keluarga akhirnya menghubungi layanan ambulans dari Dompet Dhuafa yang beramatkan di Tukangkayu. Alhamdulillah Respons cepat yang diberikan membuat Astutik berhasil mendapatkan transportasi menuju rumah sakit dan segera memperoleh penanganan medis di RSUD Blambangan Banyuwangi.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kesiapsiagaan pelayanan ambulans kelurahan, khususnya dalam kondisi darurat kesehatan. Warga berharap pihak Kelurahan Kampung Melayu dapat memberikan penjelasan serta melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan mobil siaga agar fasilitas yang tersedia benar-benar dapat diakses masyarakat ketika dibutuhkan.
(Dra).



Tinggalkan Balasan