SUKAJADI, domainrakyat.com — Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui peningkatan edukasi dan peran serta masyarakat, khususnya keluarga sebagai lingkungan terdekat dalam membentuk pola perilaku dan karakter anggota keluarga.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang dilaksanakan di Gedung Pemuda Kantor Camat Talang Kelapa, Kamis (08/10/2026).
Kegiatan diikuti oleh perwakilan PKK, Dharma Wanita, dan majelis pengajian di wilayah Kecamatan Talang Kelapa, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Turut hadir para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Talang Kelapa sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Ketua BNK Kabupaten Banyuasin sekaligus Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P. Hadir pula Camat Talang Kelapa, Salinan, S.Sos., M.M., yang juga menjabat sebagai Sekretaris BNK Banyuasin, serta Ketua Pelaksana Harian BNK Banyuasin, Rayan Nurdinsa, S.STP., M.Si., bersama jajaran pengurus BNK Banyuasin.
Dalam sambutannya, Salinan, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah bersama masyarakat perlu membangun kesadaran secara berkelanjutan agar upaya pencegahan dapat dilakukan mulai dari lingkungan terdekat.

Menurutnya, keluarga memiliki posisi strategis dalam menciptakan lingkungan yang sehat, memberikan perhatian kepada anggota keluarga, serta membangun komunikasi yang terbuka sebagai bagian dari upaya mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Ir. Netta Indian, S.P., menekankan pentingnya peran ibu dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga.

Kedekatan ibu dengan anggota keluarga, khususnya anak, diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam membangun komunikasi, memberikan pendampingan, serta mengenali perubahan perilaku sejak dini yang membutuhkan perhatian.
“Peran keluarga sangat penting dalam melakukan pencegahan. Edukasi yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dan diteruskan kepada anggota keluarga maupun lingkungan masyarakat,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memiliki pengetahuan mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga.
Para peserta juga diharapkan mampu menjadi bagian dari penyebarluasan informasi positif kepada masyarakat, sehingga kesadaran mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dapat terus meningkat.
Perkuat Pencegahan dari Lingkungan Keluarga
BNK Banyuasin memandang bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan. Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga terkait, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Keluarga menjadi salah satu unsur penting karena merupakan lingkungan pertama dalam proses pendidikan, pembentukan karakter, serta pengawasan terhadap anggota keluarga.
Melalui komunikasi yang baik, perhatian dan kepedulian terhadap perkembangan anggota keluarga, potensi risiko penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat dikenali dan dicegah lebih awal.
Karena itu, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan kepedulian peserta untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.
BNK Banyuasin juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, organisasi kemasyarakatan serta berbagai unsur masyarakat lainnya dalam membangun lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan semakin kuatnya peran keluarga dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, dan kondusif bagi generasi penerus di Kabupaten Banyuasin.









Tinggalkan Balasan