PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada kontingen olahraga tradisional Besei Kambe yang mewakili Kabupaten Murung Raya pada ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 di Kota Palangka Raya, Rabu (20/5/2026).
Kehadiran Dina Maulidah secara langsung di arena perlombaan menjadi bentuk dukungan moril bagi para peserta yang tengah berjuang membawa nama baik Kabupaten Murung Raya dalam festival budaya terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Menurutnya, Dina Maulidah apresiasi kontingen Besei Kambe Murung Raya karena telah menunjukkan semangat, kekompakan, dan dedikasi dalam melestarikan budaya daerah melalui olahraga tradisional.
Festival Budaya Isen Mulang merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus sarana promosi budaya bagi seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Berbagai cabang seni, budaya, dan olahraga tradisional dipertandingkan untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mempererat persaudaraan antarwilayah.
Olahraga Tradisional Jadi Sarana Pelestarian Budaya
Dina menilai olahraga tradisional Besei Kambe memiliki nilai budaya yang sangat tinggi dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Selain menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Dayak, olahraga tradisional juga menjadi media efektif dalam menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya lokal.
“Saya sangat mengapresiasi semangat, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta. Ini membuktikan bahwa generasi muda Murung Raya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya daerah,” ujar Dina.
Menurutnya, partisipasi kontingen Murung Raya dalam FBIM tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga membawa misi besar untuk menjaga eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Harapkan Prestasi dan Kebanggaan Daerah
Dina Maulidah berharap seluruh kontingen Murung Raya yang mengikuti berbagai cabang perlombaan pada FBIM 2026 dapat memberikan penampilan terbaik dan terus menjaga semangat juang hingga akhir kompetisi.
Ia menegaskan bahwa setiap prestasi yang diraih dalam ajang budaya akan menjadi kebanggaan masyarakat Murung Raya sekaligus bukti bahwa budaya lokal mampu berkembang dan bersaing di tingkat provinsi.
“Kita berharap para peserta terus menjaga semangat dan kekompakan. Selain mengejar prestasi, mereka juga membawa misi penting untuk memperkenalkan budaya Murung Raya kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Lebih lanjut, Dina menilai penampilan membanggakan yang ditunjukkan tim Besei Kambe dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah.
Menurutnya, budaya merupakan identitas yang harus dijaga bersama agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Oleh karena itu, pelestarian budaya membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus warisan leluhur.
Melalui momentum Festival Budaya Isen Mulang, Dina Maulidah apresiasi kontingen Besei Kambe Murung Raya dan berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh sehingga kekayaan tradisi daerah dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Budaya adalah identitas kita. Karena itu, pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman,” pungkas Dina.



Tinggalkan Balasan