Kolaka – Pelatihan Khatib dan Muballigh Kabupaten Kolaka Tahun 2026 digelar Pemerintah Kabupaten Kolaka sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas para khatib serta muballigh dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut resmi dibuka Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka, Mirdan Athar, S.Pd., M.E., mewakili Bupati Kolaka, Senin (14/09).

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan bagi para khatib dan muballigh agar semakin mampu menyampaikan materi keagamaan dengan cara yang santun, komunikatif, serta mudah dipahami masyarakat.

Selain memperkuat pemahaman dan wawasan keagamaan, pelatihan juga memberikan pembekalan mengenai teknik penyampaian khutbah dan dakwah yang efektif. Materi tersebut disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyarakat saat ini.

Dalam sambutannya, Mirdan Athar menyoroti posisi penting khatib dan muballigh dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius. Menurutnya, peran para dai juga berkaitan dengan upaya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

“Para dai memiliki posisi strategis dalam memberikan pencerahan, menyampaikan nilai-nilai kebaikan, serta mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Melalui Pelatihan Khatib dan Muballigh tersebut, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap para peserta dapat berkembang menjadi khatib dan muballigh yang lebih profesional serta memiliki wawasan luas.

Para dai juga diharapkan mampu menjalankan peran sebagai teladan di tengah masyarakat. Kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara tepat menjadi salah satu hal yang diperkuat melalui kegiatan pembinaan tersebut.

Pemkab Kolaka menyatakan akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan sumber daya manusia di bidang keagamaan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Kolaka yang religius, berkarakter, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.