PURUK CAHU, Domain Rakyat. Com//
Dandim 1013/Muara Teweh Letkol Inf Norwahid, S.I.P., melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tanah Siang Selatan, Kabupaten Murung Raya, Jumat (2/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kedatangan Dandim 1013/Muara Teweh bersama jajaran staf Kodim dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1013/Muara Teweh disambut langsung Camat Tanah Siang Selatan Althur Malik Andin, S.HUT., M.Si., bersama unsur Forkopimcam dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Tanah Siang Selatan.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Kondisi wilayah dan kesiapan menghadapi potensi karhutla turut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja tersebut, mengingat kawasan Tanah Siang Selatan merupakan salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pengendalian kebakaran lahan.
Dandim meninjau secara langsung kesiapan unsur di tingkat kecamatan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya karhutla. Kesiapan personel, koordinasi antarlembaga serta langkah penanganan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan respons dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi kebakaran.
Sinergitas TNI, Polri dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi karhutla. Penanganan tidak hanya mengandalkan tindakan pemadaman, tetapi juga membutuhkan deteksi dini, pencegahan serta keterlibatan masyarakat di tingkat desa.
Dalam kunjungan tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu poin penting. Pemerintah kecamatan bersama aparat keamanan dituntut memiliki langkah yang terukur agar potensi kebakaran dapat ditekan sebelum berkembang dan meluas.
Camat Tanah Siang Selatan Althur Malik Andin menyambut baik kunjungan Dandim 1013/Muara Teweh beserta rombongan. Kehadiran jajaran TNI di wilayah kecamatan Tanadiharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menghadapi persoalan karhutla.
Selain aspek penanganan karhutla, kunjungan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara jajaran TNI dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat. Kolaborasi di tingkat kewilayahan dinilai penting untuk memastikan berbagai persoalan dapat ditangani secara bersama.
Kunjungan Dandim 1013/Muara Teweh ke Tanah Siang Selatan menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi karhutla tidak boleh bersifat reaktif. Pencegahan, koordinasi dan kesiapan personel harus berjalan beriringan agar ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat ditangani secara cepat, terukur dan terpadu.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan