Medan, DomainRakyat.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 dipastikan siap digelar. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut terus mematangkan berbagai aspek pelaksanaan, mulai dari kesiapan arena, infra struktur pendukung, akomodasi peserta, trans portasi, hingga sistem penilaian dewan hakim. Hingga saat ini, progres persiapan telah mencapai sekitar 95 persen dan seluruh pihak optimistis pelaksanaan MTQ akan berlangsung sukses.

MTQ ke 40 Sumut dijadwalkan berlangsung pada 15–25 Juni 2026 di kawasan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang. Ajang keagamaan terbesar di Sumatera Utara tersebut akan menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi Qurani sekaligus ajang seleksi kafilah terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah yang terlibat telah bekerja maksimal untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan.

Berbagai sektor pendukung seperti kesehatan, keamanan, lalu lintas, kebersihan hingga sarana dan prasarana telah dipersiapkan secara matang.

“Kita ingin seluruh aspek pelaksanaan benar-benar siap. Bukan hanya arena perlombaan, tetapi juga fasilitas pendukung bagi peserta dan tamu yang datang dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara,” ujarnya dalam rapat persiapan MTQ ke 40 Sumut.

Menurutnya, MTQ bukan sekedar ajang perlombaan membaca dan memahami Al Quran, melainkan wadah untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan memiliki kecintaan terhadap nilai Al Quran.

“Melalui MTQ ini kita berharap lahir generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Sulaiman.

Data panitia menunjukkan antusiasme daerah sangat tinggi. Hingga awal Juni 2026, lebih dari 1.000 peserta telah mendaftar untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan. Kehadiran para peserta dari seluruh penjuru Sumatera Utara diperkirakan akan semakin menyemarakkan penyelenggaraan MTQ tahun ini.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya meminta seluruh jajaran LPTQ dan panitia untuk memastikan setiap tahapan persiapan dilakukan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarinstansi agar tidak ada kendala saat pelaksanaan berlangsung.

“Saya hanya meminta agar segala lini persiapan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Bobby saat menerima audiensi pengurus LPTQ Sumut.

Bobby juga menegaskan bahwa berbagai kebutuhan, mulai dari kesiapan arena, identitas kegiatan, hingga fasilitas penunjang lainnya harus dipastikan berjalan sesuai rencana.

“Jika ada hal yang menjadi kendala di lapangan, segera diskusikan bersama agar bisa dicarikan solusi terbaik. Kita harapkan pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.

Selain sukses sebagai penyelenggara, Sumatera Utara juga memasang target prestisius dalam bidang prestasi. Melalui pembinaan yang lebih terarah dan seleksi yang ketat, Sumut menargetkan mampu menembus posisi lima besar nasional pada MTQ Nasional 2026 di Semarang. Target tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kafilah dan pembina untuk meningkatkan kualitas peserta sejak tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

Ketua Harian LPTQ Sumut Muhammad Yasir Tanjung menyampaikan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara telah melaksanakan MTQ tingkat daerah sebagai bagian dari proses penjaringan peserta terbaik. Ia optimistis pelaksanaan MTQ ke 40 Sumut akan berlangsung sukses baik dari sisi penyelenggaraan maupun capaian prestasi.

“Selain sukses pelaksanaan, LPTQ Sumut juga menargetkan kontingen Sumut mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ungkap Yasir.

Dengan persiapan yang hampir rampung, dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta tingginya partisipasi daerah, MTQ ke 40 Sumut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah antar daerah, serta melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun inter nasional.

(LS)