SIDOARJO, DOMAINRAKYAT.COM –
Jawa Timur Sebuah unggahan dari akun X @annyaobake tengah ramai diperbincangkan warganet Indonesia. Akun asal Jepang tersebut mengaku sedang mencari rumah atau bangunan angker di Indonesia untuk dijadikan lokasi acara uji nyali, dengan imbalan Rp 50 juta bagi pemberi rekomendasi yang terpilih.
Dalam unggahannya, sebagaimana dilansir dari detikProperti, akun itu menjelaskan bahwa mereka merupakan organisasi dari Jepang yang rutin menggelar acara menginap semalaman di rumah berhantu.
“Kami adalah organisasi dari Jepang yang mengadakan event stay semalaman di rumah angker (real, bukan settingan). Saat ini kami berencana mengadakan event serupa di Indonesia. Kami sedang mencari properti atau rumah yang benar-benar angker dan banyak penampakan hantunya untuk kami beli,” tulis akun tersebut, seperti dikutip (10/05/26).

Dari unggahan-unggahan sebelumnya, akun tersebut memang konsisten membagikan konten seputar rumah angker di berbagai negara. Mereka diketahui membentuk komunitas yang mengajak peserta untuk melakukan uji nyali dengan menginap di lokasi yang dianggap berhantu dalam jangka waktu tertentu.
Kali ini, Indonesia menjadi target berikutnya. Mereka mencari rumah atau bangunan yang memiliki reputasi mistis, sering dikaitkan dengan penampakan, hingga memiliki sejarah tertentu seperti sengketa atau kasus pembunuhan.
Akun itu juga mencantumkan alamat email untuk menerima rekomendasi properti dari masyarakat. Dalam unggahan yang sama, mereka menyertakan beberapa foto kegiatan uji nyali yang pernah dilakukan di negara lain.
“Reward Rp 50.000.000 (akan dibayarkan jika kami resmi membeli properti tersebut setelah proses survei). Mohon bantuannya. Terimakasih,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu pun viral dan telah ditonton lebih dari 7,3 juta kali. Respons warganet Indonesia beragam. Sebagian antusias memberikan rekomendasi lokasi yang dikenal angker, sementara lainnya mempertanyakan tujuan serta keamanan kegiatan tersebut.
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak akun terkait detail acara yang akan digelar di Indonesia. Upaya konfirmasi yang dilakukan media kepada akun tersebut juga disebut belum mendapat respons.
(Billy).



Tinggalkan Balasan