Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaSumsel

Rumah Warga Azhar Ludes Terbakar Dini Hari, Minim Damkar Banyuasin Disorot

Avatar photo
×

Rumah Warga Azhar Ludes Terbakar Dini Hari, Minim Damkar Banyuasin Disorot

Sebarkan artikel ini
Kebakaran
Si jago merah melahap Kediaman Bapak Hairul (foto istimewa)

Banyuasin, Domainrakyat.com – Kebakaran hebat melanda rumah milik Hailul, warga Azhar Mas RT 24 RW 04, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat melahap sebagian besar bangunan rumah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Saat kejadian, Hailul dan keluarganya sedang berada di Kabupaten Muara Enim untuk urusan keluarga. Rumah tersebut hanya ditempati oleh saudara laki-lakinya yang saat itu sedang tertidur di kamar belakang dan tidak menyadari kobaran api mulai membesar.

BACA JUGA:  Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Warga sekitar yang melihat api pertama kali langsung bergerak cepat membangunkan dan menyelamatkan penghuni rumah. Berkat kesigapan warga, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, meski seluruh barang-barang di dalam rumah dilaporkan hangus terbakar.

Warga setempat berulang kali menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun karena keterbatasan armada dan jauhnya jangkauan Damkar Kabupaten Banyuasin di wilayah Talang Kelapa, bantuan justru datang dari Kota Palembang.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Palembang tiba sekitar pukul 03.30 WIB dan berhasil memadamkan api. Sementara itu, armada Damkar disebut baru tiba sekitar pukul 03.45 WIB. Beruntung, api tidak sempat merambat ke rumah-rumah lain yang

BACA JUGA:  400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026

posisinya berdempetan.
Peristiwa ini kembali menyoroti minimnya fasilitas pemadam kebakaran di Kabupaten Banyuasin, khususnya di Kecamatan Talang Kelapa yang merupakan kawasan padat penduduk.

Hingga berita ini diturunkan, pihak instansi pemerintah setempat disebut telah dikabari, namun belum ada pejabat terkait yang turun langsung meninjau lokasi kebakaran maupun menemui korban.

Iskandar, salah satu warga setempat, menyayangkan lambannya respons dan minimnya armada pemadam di wilayah tersebut.

“Kami ini wilayah padat penduduk. Kalau api tadi tidak cepat dipadamkan, bisa habis satu blok rumah. Damkar Banyuasin jaraknya jauh, armadanya juga terbatas. Harusnya ada pos siaga di Talang Kelapa, jangan sampai selalu mengandalkan Damkar Kota Palembang,” tegas Iskandar.

BACA JUGA:  Teken MOU Dengan Citilink, BNN Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi sistem penanggulangan kebakaran di Banyuasin, termasuk penambahan armada dan pembangunan pos pemadam di titik-titik rawan, guna mencegah kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

(Kendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!