Domainrakyat.com // Banyuasin, 10 April 2026 — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Banyuasin berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Talang Kelapa, Jumat (10/04/26).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Talang Kelapa, Salinan, S.Sos., M.M., dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat. Turut hadir para lurah dan kepala desa, unsur TNI-Polri, kepala sekolah, serta ratusan pelajar.
Suasana khidmat terasa sejak awal upacara yang menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan Kabupaten Banyuasin selama 24 tahun. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Festival Telur Banyuasin 2026 yang berlangsung meriah. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Kegiatan tersebut meliputi bazar UMKM dengan produk lokal unggulan, lomba makan telur, serta lomba menghias telur yang diikuti anak-anak TK dan PAUD dengan penuh kreativitas.
Berbagai stand yang hadir semakin menambah semarak suasana. Festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan kreativitas generasi muda.
Dalam sambutannya, Camat Talang Kelapa, Salinan, S.Sos., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Momentum ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk refleksi atas apa yang telah kita capai dan apa yang akan kita lakukan ke depan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun daerah kita,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Festival Telur menjadi sarana untuk mendorong kreativitas dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui UMKM.
“Dirgahayu Kabupaten Banyuasin ke-24, semoga semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Salah satu perwakilan peserta menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat positif, khususnya bagi anak-anak dalam mengembangkan kreativitas.
“Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak bisa belajar sambil bermain, dan juga mempererat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.
Diharapkan, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan pembangunan daerah.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil kegiatan dan keterangan dari pihak terkait. Redaksi membuka ruang klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku.
(Andre)






