
Ngawi, Domainrakyat.com – Menyoroti minimnya minat dan jumlah pendaftar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) menjadi fenomena yang dipengaruhi oleh semakin berkurangnya lulusan Taman Kanak-kanak (TK) dan ketatnya persaingan dengan lembaga pendidikan swasta. Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Ngawi, Zainal Fanani menjelaskan bahwa fenomena banyaknya SDN yang kekurangan pagu ini dipicu oleh dua faktor utama. Yakni adanya tren penurunan jumlah lulusan (output) dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) yang terus menyusut setiap tahunnya, dan menjamurnya institusi pendidikan swasta, terutama Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) swasta, yang memberikan beragam pilihan alternatif bagi para wali murid.
Bahkan ada satu sekolah yakni SDN Rejomulyo 2 di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi yang tercatat sebagai satu-satunya sekolah yang nihil pendaftar pada periode penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 kali ini. Dan Zainal Fanani kembali mengungkapkan fakta bahwa dari total 470 SDN di wilayah Kabupaten Ngawi, hanya ada dua sekolah yang sukses memenuhi pagu atau kuota siswa. Kedua sekolah tersebut adalah SDN Margomulyo 1 dan SDN Karangtengah 4.

Selain semakin berkurangnya jumlah siswa Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) dari tahun ke tahun, sekolah swasta di Kabupaten Ngawi juga sudah semakin banyak jumlahnya, sehingga peluang masuknya jadi terbagi. “Berdasarkan laporan yang kami terima, memang ada satu SDN di wilayah kerja kami yang sama sekaili tidak mendapatkan murid, yakni SDN Rejomulyo 2, sedangkan yang lain datanya masih diproses dan terus dipantau,” jelasnya.
Merespons semakin menurunnya jumlah pendaftar di sekolah tingkat dasar tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dikbud mengambil langkah solutif dengan memberikan kelonggaran pendaftaran atau perpanjangan waktu pendaftaran yang akan terus dibuka bagi sekolah-sekolah negeri yang belum memenuhi kuota pagu, hingga proses daftar ulang selesai, bahkan bisa dilanjutkan sampai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung. (Aay)


Tinggalkan Balasan