SERUYAN — DOMAINRAKYAT.com// Sejumlah warga Desa Tanjung Hanau, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, menyampaikan keluhan terbuka yang ditujukan kepada Camat Hanau dan Bupati Seruyan terkait proses Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayah mereka. Keluhan tersebut mencuat setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan keresahan warga atas dugaan pelanggaran prosedur dan tindakan tidak menyenangkan dari oknum Perangkat Desa.
Dalam video tersebut, seorang warga bernama Suwati menyampaikan aspirasinya Ia juga menyoroti dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Hanau saat penetapan dan pembahasan data calon anggota BPD.
“Proses pemilihan BPD di Tanjung Hanau tidak sesuai dengan harapan kami. Kemarin saat ada protes terkait masalah data, Kaur Pemerintahan justru meminta penundaan hingga memukul meja dan mencoba mempengaruhi pencalonan,” ujar Suwati dalam keterangannya.
Suwati menilai sikap tersebut dinilai melampaui kewenangan dan mencerminkan tata kelola pemerintahan desa yang arogan. Ia menambahkan bahwa pola kepemimpinan dan tata kelola di desa tersebut terkesan dijalankan tanpa mengindahkan aturan yang berlaku.
“Sudah tidak memakai aturan lagi untuk Desa Tanjung Hanau, seakan-akan seperti sistem kerajaan. Hal seperti inilah yang membuat desa kita tidak bisa maju dan tidak tersusun dengan baik,” tegasnya.
Melalui penyampaian aspirasi tersebut, warga berharap pemerintah daerah, khususnya jajaran Kecamatan Hanau dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, dapat segera turun tangan untuk melakukan evaluasi, pengawasan, serta menindaklanjuti permasalahan dalam proses pemilihan BPD agar berjalan transparan, adil, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Tanjung Hanau maupun pihak Kecamatan Hanau belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh warga tersebut.(Ms)+(Rs)Kabiro Seruyan



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.