Bantaeng – Mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Muh. Haiqal Aulia Ma’ruf, mahasiswa Program Studi Manajemen, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran BUMDes melalui Pengembangan Produk Kacang Tiga Rasa sebagai Produk Unggulan Desa” di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Selasa, 28 Juli 2026.
Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui inovasi produk yang dapat dikelola dan dipasarkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pelaksanaan kegiatan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Desa Bonto Tiro dan pendamping desa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan produk secara lebih terarah, mulai dari menjaga kualitas, menentukan kemasan yang menarik, hingga memahami strategi pemasaran agar produk memiliki daya tarik dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain itu, peserta juga didorong untuk membangun identitas produk sebagai salah satu ciri khas Desa Bonto Tiro.
Pengembangan kacang tiga rasa diharapkan tidak hanya menghasilkan produk olahan yang bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak perekonomian desa. Dengan pengelolaan dan pemasaran yang tepat, produk lokal memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu produk unggulan yang dikenal lebih luas.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN-T Unhas turut mendorong terciptanya inovasi berbasis potensi lokal sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing.
Ke depan, pengembangan produk kacang tiga rasa diharapkan dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian serta perekonomian Desa Bonto Tiro.




Tinggalkan Balasan