Bulukumba – Kasus dugaan pengeroyokan kembali terjadi di wilayah Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seorang remaja berusia 19 tahun bernama Muhammad Alfian menjadi korban dalam insiden yang terjadi di depan Indomaret Tanete pada Minggu (28/6/2026) malam.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Waepejje, Desa Barugae, Kecamatan Bulukumpa. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Tanete.

pengeroyokan
Korban Muh. Alfian dalam perawatan Puskesmas Tanete (29/06/2026). (Foto: Risal)

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika dirinya singgah membeli gorengan di depan Indomaret Tanete. Saat itu, lima orang yang diduga sebagai pelaku menghampirinya.

Salah seorang terduga pelaku kemudian bertanya, “Apa nu lihat-lihat?” Korban mengaku menjawab, “Tidak kulihat-lihatki.” Namun, tak lama kemudian salah satu pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah wajah korban yang kemudian diikuti oleh pelaku lainnya hingga terjadi dugaan pengeroyokan.

Menurut keterangan sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut, salah seorang terduga pelaku diduga bernama Jaji, warga Desa Balampesoang, Kecamatan Bulukumpa. Meski demikian, identitas tersebut masih sebatas dugaan dan menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Dugaan sementara, aksi pengeroyokan tersebut dipicu oleh persoalan dendam lama antara korban dan para pelaku.

Pihak keluarga korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bulukumpa untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan para terduga pelaku. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada seorang pun yang berhasil diamankan.

Keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap seluruh pelaku dan memproses mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar kasus serupa tidak kembali terjadi.