Sidrap – Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan program kerja individu bertajuk “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat: Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Penyakit Menular Seksual bagi Remaja.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Aula Kantor Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang ini diikuti oleh 26 remaja Desa Talawe dengan penuh antusias.

Program kerja tersebut digagas oleh Fatmawati Ilyas, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, selaku penanggung jawab kegiatan, dan berkolaborasi dengan Kebangkitan Siswa Nusantara (KESAN) DPC Kabupaten Sidrap, organisasi pelajar tingkat SMA yang menjunjung tinggi nilai nasionalis, pluralis, dan religius, sebagai bentuk sinergi dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berwawasan.

Kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Edukasi dikemas secara interaktif melalui rangkaian registrasi peserta, pre-test, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, games edukatif, post-test, hingga pemberian doorprize kepada peserta yang aktif.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai kesehatan reproduksi remaja, perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, perilaku hidup sehat, pengenalan Penyakit Menular Seksual (PMS), jenis-jenis PMS, cara penularan, gejala, dampak yang ditimbulkan, serta berbagai langkah pencegahannya.

Melalui metode pembelajaran yang komunikatif dan menyenangkan, peserta didorong untuk aktif berdiskusi dan menguji pemahaman mereka melalui permainan edukatif sehingga materi dapat diterima dengan lebih baik.

Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi sejak dini. Kurangnya literasi mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku berisiko, termasuk penularan Penyakit Menular Seksual. Oleh karena itu, edukasi yang tepat diharapkan mampu membentuk remaja yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan reproduksinya. Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan masyarakat, SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan edukasi yang berkualitas, serta SDG 5 (Gender Equality) dengan memberikan akses informasi kesehatan reproduksi yang setara bagi remaja.

Penanggung jawab kegiatan, Fatmawati Ilyas, menyampaikan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang perlu dibekali pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Remaja adalah aset bangsa yang perlu dibekali pengetahuan yang benar mengenai kesehatan reproduksi sejak dini. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menjaga diri, menghindari perilaku berisiko, serta menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar kepada teman sebaya dan masyarakat. Semoga sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan Kebangkitan Siswa Nusantara dapat terus menghadirkan program-program edukatif yang berdampak positif bagi generasi muda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap dapat berkontribusi dalam membentuk remaja Desa Talawe yang lebih sehat, cerdas, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan reproduksi. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan generasi muda di Desa Talawe.