BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM – Suasana religius terlihat di lingkungan SMK Gajah Mada Banyuwangi, Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi, pada Kamis (17/09/2026). Sejumlah siswa tampak antusias mendatangi masjid yang disediakan pihak sekolah ketika memasuki waktu salat Zuhur.
Para siswa-siswi terlihat berduyun-duyun menuju tempat ibadah untuk melaksanakan salat Zuhur secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu aktivitas pembiasaan keagamaan yang dilakukan di lingkungan sekolah.
Kegiatan salat berjamaah tersebut tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Melalui pembiasaan tersebut, siswa diharapkan terbiasa menjalankan kewajiban keagamaan sekaligus belajar menghargai waktu dan kedisiplinan.
Dari dokumentasi yang diterima, sejumlah siswa terlihat mengenakan seragam sekolah dan beraktivitas di lingkungan sekolah dengan tertib. Momentum tersebut menunjukkan adanya aktivitas pembinaan keagamaan di luar proses pembelajaran akademik.
Kepala SMK GAMA Banyuwangi, Drs. H. Witjanarko, M.Pd., disebut turut menjadi bagian dari lingkungan sekolah yang mendorong pembiasaan positif bagi para peserta didik.
Salah satu siswa yang turut menjadi bagian dari aktivitas tersebut adalah Aldo Brylyan Wardana, siswa kelas X TKJ. Kehadiran para siswa dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi gambaran bagaimana aktivitas ibadah dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan pendidikan di sekolah.
Pembiasaan salat berjamaah juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai tanggung jawab, ketertiban dan kebersamaan kepada peserta didik. Nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk karakter siswa selama berada di lingkungan pendidikan.
Pihak sekolah melalui kegiatan semacam ini diharapkan terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter, termasuk aspek spiritual dan kedisiplinan, tanpa mengabaikan tujuan utama pendidikan.
Antusiasme siswa dalam mengikuti salat Zuhur bersama menjadi pemandangan positif di tengah aktivitas sekolah pada siang hari. Para siswa tampak memanfaatkan fasilitas ibadah yang telah disediakan untuk menjalankan salat berjamaah.
Kegiatan sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan dan nilai-nilai keagamaan para siswa.




Tinggalkan Balasan