Sinjai – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Pekarangan Rumah Tangga untuk Mendukung Ketahanan Pangan Skala Rumah Tangga melalui Budidaya Hortikultura” pada Rabu (22/7/2026) di Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.
Program kerja ini dilaksanakan dengan sasaran utama ibu rumah tangga sebagai pengelola kebutuhan pangan keluarga. Pemanfaatan pekarangan dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan, khususnya sayuran, tanpa memerlukan lahan yang luas.
Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, budidaya hortikultura di pekarangan juga berpotensi mengurangi pengeluaran rumah tangga serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga dan masyarakat setempat. Pada sesi ini, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pentingnya ketahanan pangan skala rumah tangga, manfaat pemanfaatan lahan pekarangan, serta peluang pengembangan budidaya hortikultura sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan keluarga.
Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai teknik dasar budidaya tanaman hortikultura, mulai dari pemilihan media tanam, penggunaan polybag, proses penanaman, penyiraman, hingga pemeliharaan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai jenis tanaman yang sesuai ditanam di pekarangan, cara mengatasi hama, serta teknik perawatan tanaman yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman antara mahasiswa dan masyarakat sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Setelah kegiatan sosialisasi selesai, rangkaian program dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama ibu rumah tangga di beberapa rumah yang telah ditetapkan sebagai rumah percontohan pada setiap dusun di Desa Lamatti Riaja. Rumah-rumah percontohan tersebut dipilih sebagai lokasi demonstrasi agar masyarakat dapat melihat secara langsung proses budidaya hortikultura sekaligus menjadi contoh yang dapat ditiru oleh warga lainnya.
Dalam kegiatan praktik tersebut, mahasiswa KKN bersama masyarakat melakukan penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura menggunakan polybag yang telah disiapkan sebelumnya.
Proses penanaman dimulai dari pengisian media tanam, penempatan bibit, hingga penyiraman awal sebagai langkah untuk memastikan tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Selama praktik berlangsung, mahasiswa turut memberikan pendampingan kepada masyarakat mengenai teknik penanaman yang benar serta cara merawat tanaman agar produktivitasnya tetap terjaga.
Melalui pembentukan rumah percontohan di setiap dusun, mahasiswa KKN berharap masyarakat memperoleh gambaran nyata mengenai cara memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. Kehadiran rumah percontohan juga diharapkan mampu menjadi media pembelajaran bagi warga lainnya sehingga praktik budidaya hortikultura dapat diterapkan secara lebih luas di lingkungan Desa Lamatti Riaja.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan yang dimulai dari tingkat rumah tangga.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan, pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu solusi yang mudah, murah, dan berkelanjutan untuk menyediakan sayuran segar bagi keluarga. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan bercocok tanam.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Lamatti Riaja dapat terus mengembangkan budidaya hortikultura di pekarangan rumah masing-masing. Diharapkan pula rumah-rumah percontohan yang telah dibentuk dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara lebih produktif.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya mewujudkan ketahanan pangan skala rumah tangga di Desa Lamatti Riaja diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.



Tinggalkan Balasan