Ngawi, Domainrakyat.com – Sebanyak 227 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi menjalani program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan kegiatan belajar mengajar. Pemeriksaan dipusatkan di Gedung SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Person in Charge (PIC) Sekolah Rakyat Terintegrasi Kementerian Sosial, Syam Wuryani, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan wajib bagi seluruh calon siswa untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan mereka sekaligus memastikan kesiapan mengikuti proses pendidikan di lingkungan sekolah berasrama.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik umum, kebugaran, kesehatan mata, telinga, gigi, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Khusus bagi calon siswa jenjang SMP dan SMA, pemeriksaan juga dilengkapi dengan tes kadar hemoglobin (Hb) dan gula darah sebagai upaya mendeteksi gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih awal.
“Program ini diprioritaskan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai persoalan kesehatan, baik fisik maupun nonfisik. Untuk jenjang SMP dan SMA, pemeriksaan diperluas hingga meliputi Hb dan gula darah agar kondisi kesehatan siswa dapat dipetakan sejak sebelum memasuki MPLS,” ujar Syam Wuryani.
Ia menegaskan, apabila ditemukan calon siswa yang mengalami penyakit menular atau membutuhkan penanganan medis khusus, mereka tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi. Siswa akan dipulangkan sementara guna menjalani perawatan hingga dinyatakan pulih, kemudian dapat kembali mengikuti seluruh rangkaian kegiatan belajar.
Di sisi lain, pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi kini telah memasuki tahap akhir. Sebagian besar bangunan utama telah rampung dan hanya menyisakan beberapa ruang penunjang yang masih dalam proses penyelesaian akhir (finishing), sehingga diharapkan seluruh sarana siap digunakan saat kegiatan belajar dimulai.
Hingga 29 Juli 2026, jumlah calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi tercatat sebanyak 227 orang, terdiri atas 19 siswa jenjang SD, 92 siswa jenjang SMP, dan 116 siswa jenjang SMA. Seluruhnya dipersiapkan untuk menjadi angkatan perdana yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi.


Tinggalkan Balasan